Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Bandeng Asap Lamongan

Bandeng Asap Lamongan

Bandeng Asap Lamongan

#Tagur hari ke 180

Siang tadi saya ditelpon Mas Fandi. Dia minta saya datang ke apartemen Atria di Serpong. Dia bilang ini ada ikan. Nah, kalau dia sudah bilang ada ikan pasti bukan sembarang ikan. Mas Fandi pasti mau kasih saya ikan bandeng asap.

Bandeng asap ala Lamongan sudah sangat familier di mulut saya. Rasanya sungguh nikmat. Saya selalu ketagihan bila menyantap bandeng asap asal Lamongan. Ketika Mas Fandi meminta datang, saya langsung mengiyakan. Saya tidak mampu menolaknya. Bukan karena tidak enak menolak ajakannya, melainkan rasa bandeng asap itulah yang memaksa saya datang.

Saya bilang, Mas tunggu jangan dikasih ke orang lain ya. Saya pasti datang. Dia tertawa cekikikan melalui telepon genggam. Mas Fandi dengan logat khas Lamongannya mengancam dalam canda. Dia bilang awas yo kalau kamu tidak datang, aku tak akan kasih bandeng asap lagi. Saya ketawa mendengar ancamannya.

Sore sekitar pukul 17.40, saya berangkat dari Citeureup, Bogor menuju Serpong, Tangsel. Saya lewat tol Jagorawi. Saya sedikit khawatir akan terjebak kemacetan. Biasanya sore begini tol Jagorawi menjelang tol lingkar luar selatan macet. Tapi, untung sore in i tidak ada kemacetan. Jalan tol lengang. Mungkin ini imbas wfh 75 persen, jadi jalan tol yang biasa dipenuhi kendaraan sore ini sepi.

Perjalanan tak butuh waktu lama. Saya sampai di Apartemen Atria tepat suara azan magrib. Saya langsung naik ke lantai 17 kamar 1736. Senyum khas Mas Fandi mengembang ketika tahu saya sudah sampai. Tanpa disuruh saya langsung masuk.

Setelah soalt magrib, dia langsung menyuguhkan ikan bandeng asap yang sudah dimasak pedas dengan santan dan cabe hijau. Duh, nikmat rasanya menikmati bandeng asap Lamongan. Malam ini saya makan sangat lahap. Aroma asap semakin menggoda untuk menyantap lebih dari 1 bandeng besar. Pukul 21.10 saya pamit karena PPKM mikro diberlakukan di wilayah Serpong. Tidak lupa saya pulang dengan satu kardus berisi ikan bandeng asal Lamongan.

Bogor di waktu malam, 30062021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post