Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kuliah Daring Bikin Malu

Kuliah Daring Bikin Malu

Kuliah Daring Bikin Malu

Oleh : Akhmad Ubedi

#Tagur hari ke 170

Pernahkah Anda mengalami kejadian seperti saya? Saya harap tidak seorangpun yang mengalaminya. Kejadian ini di luar kemauan saya. Mungkin ini yang disebut apes. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, apes berarti celaka, sial atau tidak beruntung.

Jadwal kuliah setiap Sabtu mulai pukul 07.00 – 15.00. Kuliah dilaksanakan melalui daring. Seperti biasa sebelum pukul 07.00 saya sudah masuk join zoom meeting. Matkul pertama berjalan lancar tanpa kendala apapun. Selesai mata kuliah pertama 08.30 langsung dilanjutkan kuliah kedua. Masih zoom meeting. Kuliah kedua pun lancar. Saya dapat mengikuti sampai selesai pukul 10.00.

Sebelum melanjutkan mata kuliah ketiga, saya langsung whastapp ketua kelas . Saya minta izin tidak dapat mengikuti kuliah dengan aktif karena mau menghadiri undangan pernikahan. Biasanya pada kuliah ketiga ini saya termasuk mahasiswa yang aktif memberikan pendapat. Namun, kali ini saya tidak akan aktif. Tentu tidak mungkin karena saya harus mengikuti kuliah sambil menyetir. Benar saja bu dosen masih menyebut nama saya. “Mana Pak Akhmad kok tidak ada suaranya” begitu kata bu dosen yang kehilangan saya, hehe. Selesai kuliah pikul 11.30 saya langsung chat beliau. Saya mohon maaf kepada beliau.

Nah, kuliah keempat inilah kejadian apes menimpa saya. Selesai menghadiri acara resepsi pernikahan saya solat zuhur di masjid dekat tempat gedung resepsi. Sambil menunggu kuliah yang dilaksanakan pukul 12.30, saya telepon teman yang tinggal tidak jauh dari gedung resepsi. Dia mengajak saya mampir. Saya tidak bisa menolaknya.

Inilah awal kejadian apes yang menimpa saya. Sebelum munuju ke rumah teman, saya join zoom meeting. Saya tidak mau terlambat karena Bu Prof. Apsanti sangat tepat waktu. Saya sengaja hidupkan kamera tetapi audio dimatikan. Gawai saya taruh di saku kemeja. Saya tenang sudah ikut kuliah walaupun tidak aktif dan tentu tidak serius. Suara Prof Apsanti sayup-sayup terdengar berebut dengan suara mesin. Saya kecilkan volume gawai karena sudah sampai ke rumah teman.

Kami asyik ngobrol tak ada ujung pangkal. Apa saja kami obrolkan. Suara kami sangat keras diiringi suara tawa yang kadang-kadang tak terbendung. Saya sudah melupakan zoom meeting. Saya tidak mendengar suara apapun selain obrolan yang renyah. Selama kurang lebih 30 menitan kami berkelakar. Macam-macam cerita dan tawa terumbar begitu saja.Saya tak ingat lagi sedang kuliah. Saya tidak menghiraukan zoom meeting masih aktif. Saya cuekin suara Prof Apsanti.

Sebelum memasuki jalan tol saya keluarkan gawai dari saku. Saya perbesar suara volume gawai dan menaruhnya di sebelah jok depan. Penjelasan profesor masih dapat saya ikuti. Begitu selesai saya juga merespon dengan mengatakan terima kasih Prof. Begitu profesor keluar langsung saya ditertawai teman-teman. “Untung tidak ada rahasia yang penting,” kata beberapa orang sambil tertawa-tawa. Saya bingung. Saya tidak mengerti kenapa mereka mengatakan begitu. Ternyata audio saya sejak berada di rumah teman aktif. Suara kami terdengar keras mengganggu acara perkuliahan. Saya telah diingatkan berkali-kali lewat whatsapp dan telepon tapi saya acuh saja. Begitu kubuka whatsapp masyaallah panggilan tak terjawab dan chat beberapa orang sudah menunggu. Dasar apes.

Bogor, 20062021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post