Mbah Yah Mati
Mbah Yah Mati
#TantanganGurusiana hari ke154
Mbah Yah mati. Berita kematian Mbah Yah cepat menyebar ke seluruh warga. Mereka saling menanyakan apa sebab kematian Mbah Yah. Mereka seakan tak percaya Mbah Yah akan secepat ini menginggalkan warga yang masih sangat membutuhkan pertolongannya. Kang karto juga tidak percaya berita kematian Mbah Yah. “Kamu jangan mengada-ada Kang!” Begitu kata Kang karto waktu Kang Sambiyo menyampaikan berita ini. Ia menuding Kang Sambiyo telah menyebarkan berita yang meresahkan warga.
“Kang Sambiyo, aku tahu Kakang tidak suka dengan Mbah Yah. Selama ini Kakang merasa kalau Mbah Yah itu saingan, Kakang. Kamu menganggap Mbah Yah selalu menghalang-halangi praktik pengobatan Kakang!” Tuduh Kang Karto dengan nada yang penuh ketidaksukaan. Kang Sambiyo hanya diam saja mendengarkan tuduhan Kang Karto yang penuh emosi. Ia tahu Kang Karto sedang sangat kehilangan Mbah Yah. Begitu mendengar kabar kematian Mbah Yah, Karto menjadi hilang kepercayaan.. Kang Sambiyo tidak terpancing oleh kemarahan Kang Karto.
Tiba-tiba Kang Karto berlari meninggalkan Kang Sambiyo. Ia berlari sekencang-kencangnya menuju rumah Mbah Yah. Ia tidak pedulikan orang-orang memperhatikan tingkahnya. Ia terus berlari menyibak orang-orang yang berjalan menuju rumah Mbah Yah.
Bogor, 03062021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
