Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tak akan Hilang Kenangan Bersamamu

Tak akan Hilang Kenangan Bersamamu

Tak akan Hilang Kenangan Bersamamu

Oleh : Akhmad Ubedi

#Tagur hari ke 171

Sejak pagi aku tidak membuka gawai. Aku terlalu fokus pada pekerjaan. Suara getar dan panggilan tak pernah aku pedulikan. Aku tetap fokus. Hari ini Aku harus menyelesaikan makalah untuk kuliah Sabtu nanti. Aku tak ingin giliran tampil sebagai pemakalah tak dapat menjawab pertanyaan dari teman-teman. Aku harus tampil sempurna.

Aku tahu getar gawaiku sejak pagi sudah berkali-kali terasa. Aku pikir nanti saja aku buka setelah semua selesai. Begitu kubuka gawai sore hari. Aku tak percaya ratusan chat di group whatsapp sudah tertera. Namun, ratusan chat itu tidak begitu menarik perhatianku. Naluriku lebih tertarik pada kalimat innalillahi wainna ilaihi rojiuun pada salah satu group . Aku belum tahu untuk siapa doa itu disampaikan.

Perasaanku tiba-tiba ingin cepat mengetahui siap yang meninggal. Apakah salah satu anggota keluarga dari anggota group atau jangan-jangan salah satu anggota group itu yang meninggal. Rasanya jantungku berhenti sepersekian detik membaca siapa yang meninggal dari chat terakhir. Ternyata sudah sejak pagi berita itu tersebar di group.

Sahabatku, maafkan aku sejak pagi belum mendoakan dirimu. Engkau mungkin bertanya kenapa aku terlambat. Biasanya aku yang pertama tahu kesulitanmu. Sekarang di saat kau akan menghadap Sang Kholik jangankan mengantarkan dirimu ke tempat peristirahatan abadi. Sekadar menyampaikan doa yang tidak butuh waktu satu menit melalui tulisan saja aku tidak lakukan.

Apakah aku sahabatmu yang baik. Apakah aku sahabatmu yang setia. Ternyata di akhir hidupmu aku bukan sahabat baikmu. Maafkan aku. Semoga engkau mendengar maafku. Selamat berpisah untuk selamanya sahabat. Di sana engkau pasti menemukan keabadian. Engkau tak merasakan lagi sakitnya tubuhmu. Engkau tak usah risau lagi mengurus ragamu. Engkau tak perlu lagi bolak-balik ke rumah sakit. Engkau telah menemukan ketenangan dari semua ketenangan.

Sahabatku malam ini malam kesendirianmu di sana. Kau pasti sudah menyiapkan segalanya. Aku tahu itu. Engkau orang yang rajin beribadah. Engkau selalu menjalankan perintah Yang Maha Pencipta. Aku tahu engkau orang yang baik. Selamat tinggal sahabatku. Semoga engkau mendapatkan tempat yang layak sesuai dengan amal kebaikanmu selama ini. Inna lillahi wainna ilaihi rojiuun. Semua milik Allah dan semuanya akan kembali kepada Allah.

Bogor, 21062021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post