Kabar Malam Mencekam
Kabar Malam Mencekam
#Tagur hari ke 183
Jumat malam rasanya saya bagai disengat arus listrik 200.000 ampere. Saya kaget bukan main. Malam itu, saya mendapat kabar tidak mengenakan. Adik saya dinyatakan positif covid 19 dari hasil PCR baru dia terima pukul 20.00 WIB. Terus terang saya panik. Masalahnya tadi siang saya kontak langsung dengan dia. Kami bincang-bincang di ruang tamu. Bahkan, saya sempat makan berhadapan dalam satu meja makan.
Tidak ada gejala yang dia rasakan. Yang saya tahu, dia merasa lemas setelah sehari sebelumnya menjalani vaksinasi di kampus tempat dia mengajar. Saya anggap gejala lemas dan mual itu hal wajar setelah vaksinasi. Efek vaksinasi salah satunya memang mual, pusing , bahkan lemas. Saya juga mengalami rasa mual pada saat vaksinasi pertama. Oleh karena itu, apa yang dia rasakan , saya anggap hanya efek vaksinasi saja. Dia pun sudah melakukan tes PCR sehari setelah vaksinasi karena rasa mual dan lemas itu. Namun, ketika saya main ke rumah dia, hasilnya belum keluar.
Begitu mendengar kabar dia dinyatakan positif covid, saya langsung menyuruh istri dan anak-anak mengenakan masker walau dalam rumah. Anak-anak saya suruh tetap di kamar masing-masing di lantai dua. Kalau tidak ada keperluan yang mendesak jangan turun. Kalian tetap di kamar masing-masing. Kalau mau turun harus memakai masker.
Malam itu kami langsung menerapkan prokes dengan ketat. Terpaksa mulai malam itu, kami seakan hidup sendiri-sendiri. Komunikasi kami lakukan dengan whatsapp atau VC. Kami benar-benar menjaga jarak. Sedih rasanya hidup dalam ketidakpastian.
Saya menunggu hari kelima untuk tes PCR. Kami ingin memastikan tidak terpapar. Sampai saat ini alhamdulillah kami masih sehat. Anak-anak juga belum mengalami gejala apa-apa. Saya berharap imun tubuh kami kuat sehingga terlindungi dari serangan virus. Untuk menambah kekebalan tubuh, kami mengonsumsi vitamin. Semoga kami tetap sehat.
Bogor, 03072021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
