LELEMBUT KORONA
LELEMBUT KORONA
#Tagur 184
Mendadak kampung Kaliwadas menjadi sepi. Tak ada yang berani keluar rumah. Warga kampung lebih memilih mengurung diri di rumah daripada beraktivitas. Mereka takut akan mendapat serangan lelembut korona yang mengincar dalam kerumunan. Sudah ratusan warga yang dimakan oleh lelembut korona. Mereka yang menjadi korban awalnya hanya meriang tak berapa lama napasnya tersenggal-sengal. Lelembut korona mencekik leher korban sampai kehabisan napas. Setelah tak berdaya korban ditinggal begitu saja. Lelembut corona tinggalkan korban untuk mencari mangsa baru.
Lelembut corona yang bergentayangan di kampung Kaliwadas sudah keterlaluan. Dia tidak pandang korbannya. Awalnya dia mencari korban yang sudah tua. Lelembut corona mengganggap yang tua akan mudah dia terkeam. Tenaganya tidak cukup kuat untuk melawan. Lama-lama lelembut korona jenuh dengan memangsa korban orang yang sudah tua,. Ia menyisir anak-anak muda bahkan anak yang belum tahu apa-apa.
Lelembut korona tak peduli. Yang ada dalam pikirannya, dia harus memangsa korban sebanyak-banyaknya. Sebanyak yang ia suka. Orang yang berani melawan akan ia serang. Lelembut korona tidak peduli.
Sebulan sudah kampung Kaliwadas diporak-porandakan oleh lelembut korona. Warga menjadi takut untuk keluar rumah. Mereka yang berani keluar akan menjadi incaran lelembut korona. Mata liarnya selalu memancarkan sorot kebencian. Mata merahnya sangat menakutkan.
Kampung Kaliwadas sudah tidak dapat diharapkan. Warga ingin meninggalkan kampungnya Tapi, mereka selalu dicegat kawanan lelembut yang ada di setiap sudut kampung. Mereka kembali lagi ke rumah. Warga tak berani melawan. Mereka pasrah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan