Marfuah Positif
Marfuah Positif
#Tagur hari ke-187
Malam ini Kang Karto tak bisa tidur. Dia terpaksa menjauhi Murfiah. Dia harus rela tidur di sofa ruang keluarga. Kang Karto tak mau dekat-dekat dengan Murfiah. Masalahnya sore tadi sehabis dari dokter, Murfiah bilang ke Kang Karto kalau dia dinyatakan positif. Terang saja Kang Karto kalang kabut mendengar berita ini. Seakan langit akan runtuh.
Dia sudah membayangkan rumah tangganya menjadi pincang. Murfiah harus dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri. Dia bingung kalau Murfiah harus isolasi di rumah. Dia harus bertemu Murfiah setiap waktu. Dia tidak ingin terkena covid. Selama ini dia sudah menjaga protokol kesehatan dengan cukup baik. Di rumah pun Kang Karto selalu memakai masker. Malam ini benar-benar malam yang membuat Kang Karto tidak bisa menikmati istirahat malamnya. Matanya sulit untuk dipejamkan.
Pagi-pagi sebelum Murfiah keluar kamar. Kang Karto ingin kepastian Murfiah apakah mau isolasi di rumah apa ke rumah sakit. Kang Karto buru-buru menelpon Murfiah. “Kenapa Kang pakai nelpon segala, ga bisa tidur ya. Sini Kang mumpung masih pagi, ” goda Murfiah. Kang Karto tersenyum kecut mendengar suara Murfiah yang menggodanya. Kang Karto tak sadar mulutnya terbuka lebar saat Murfiah mengatakan, “Kang aku positif mudah-mudahan laki-laki ya Kang.”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
