Sulitnya Mencari Rumah Sakit Covid
Sulitnya Mencari Rumah Sakit Covid
#Tagur hari 193
Banyak orang baru percaya setelah mengalami sendiri. Saya mengalami krisis kepercayaan seperti itu. Ketika banyak stasiun televisi melaporkan kondisi rumah sakit yang penuh. Pasien covid yang tidak mendapatkan ruang perawatan. Saya anggap itu berita yang dilebih-lebihkan. Berita yang dibesar-besarkan agar masyarakat panik. Itu sebelum saya merasakan sendiri . Saya melihat betapa banyak orang yang antre di ruang IGD. Kenyataan yang saya lihat sangat miris.
Jumat malam tanggal 9 Juli 2021, saya ditelpon adik. Dia menangis. Tampak kepanikan dalam suaranya. Dia minta dicarikan rumah sakit untuk suaminya. Kondisinya ngedrop. Dia butuh perawatan intensif. Setelah berjuang melawan covid secara mandiri. Dia hanya isoman dengan mengosumsi vitamin. Malam itu dia kondisinya mengkhawatirkan.
Saya juga panik mendengar tangisan adik. Bagaimana mungkin saya membawa suaminya ke rumah sakit. Padahal, jelas-jelas dia positif covid. Saya tidak mau mengorbankan diri. Saya bingung bagaimana caranya membawa dia ke rumah sakit.
Tangisan adik terdengar mengenaskan. Dia tidak mungkin mengantar suaminya karena sedang isoman. Akhirnya saya menghubungi beberapa rumah sakit di sekitar tempat tinggal. Semua rumah sakit mengatakan ruang perawatan covid penuh. Tempat tidur terisi semua.
Malam itu terpaksa saya harus langsung ke rumah sakit. Dengan perasaan was-was saya datangi rumah sakit . Bersama istri, saya mulai menuju rumah sakit satu ke rumah sakit lain. Saya menyaksikan sendiri kondisi kondisi instalasi gawat darurat di rumah sakit. Banyak pasien yang antre mendapatkan perawatan. Hanya untuk masuk ke IGD saja mereka masih berjuang dengan menunggu giliran. Apalagi masuk dalam ruang perawatan covid. Mereka harus sabar. Pasien dengan rela menunggu di luar IG. Bahkan, saya menyaksikan ada pasien yang membawa tabung oksigen sendiri menunggu ada ruang kosong di IGD. Menggenaskan sekali. Kondisi IGD penuh pasien covid.
Sulit sekali mencari rumah sakit untuk pasien covid. S Mereka harus berjuang bukan hanya melawan virus yang menggerogoti dirinya melainkan berjuang mendapatkan ruang perawatan dirinya. Saya baru sadar. Apa yang ditayangkan dalam berita itu benar. Saat ini Indonesia sedang krisis rumah sakit.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
