Ucapan Belasungkawa di WhatsApp Salah Alamat
Ucapan Belasungkawa di WhatsApp Salah Alamat
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tagur hari 181
Hadirnya aplikasi whatsapp sangat membantu semua orang. Whatsapp merupakan aplikasi pesan instan untuk smartphone. Melalui aplikasi whatsapp pengguna dapat mengirimkan pesan teks maupun suara. Kita juga dapat mengirimkan video, emoji dan sticker.
Lebih dari 2 miliar orang di belahan dunia menggunakan WhatsApp untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga. Kita saling berkirim kabar melalui aplikasi ini. Kita dapat mengirimkan kabar yang menyenangkan atau menyedihkan. Kita bisa mengirimkan ucapan kebahagiaan, ucapan selamat atas keberhasilan orang lain. Ucapan ikut berbahagia atau ucapan belasungkawa. Semua dengan mudah dan pengirim dapat mengetahui apakah pesan sudah dibaca atau belum. Bahkan dalam satu grup whatsApp kita pun bisa tahu siapa yang sudah membacanya.
Dalam satu grup whatsapp satu pesan kebahagian atau kesedihan langsung cepat diikuti oleh anggota yang lain susul menyusul. Rasanya ada yang kurang jika kita yang berada dalam satu grup tidak ikut merespon dengan sebuah ucapan yang sama. Entah dengan kalimat sendiri atau menyalin kalimat orang lain.
Tentu bagi orang yang mendapatkan ucapan itu sangat berterima kasih atas kepedulian anggota grup baik yang kenal akrab maupun sekadar kenal di grup. Ia akan langsung merespon dengan ucapan terima kasih.
Bagaimana seandainya ucapan itu berupa ucapan duka kepada anggota grup yang meninggal? Apakah tepat sasaran pesan itu disampaikan kepada anggota grup yang sudah meninggal? Inilah yang menjadi persoalan kita. Bukankah pesan itu disampaikan kepada orang agar orang yang dikirimi pesan dapat meresponnya. Tentu pesan itu akan tepat sasaran apabila orang yang mendapat ucapan pesan itu ada.
Akan tetapi, kecenderungan sekarang banyak pesan di whatsapp sebagai bentuk rasa simpati kepada salah satu anggota grup yang meninggal dunia yang perlu kita cermati. Tentu rasa simpati itu baik. Namun, akan lebih baik lagi ucapan belasungkawa itu ditujukan kepada orang atau anggota keluarga. Bukankah kita memberikan rasa simpati itu agar orang yang kita tuju merasa beban yang ia tanggung juga dirasakan oleh orang lain. Tentu pesan simpati itu akan diterima oleh yang menerima ucapan simpati dengan perasaan berterima kasih.
Rasa simpati itu sebagai bukti kecintaan seseorang kepada anggota keluarga yang telah meninggal. Oleh karena itu, rasa simpati itu harus ditujukan kepada yang bersangkutan atau keluarganya. Pesan dalam whatsapp itu yang sekarang merebak sebenarnya sebuah informasi atau pemberitahuan kepada anggota lain bukan ucapan rasa simpati kepada orang yang meninggal atau keluarganya. Ini berbeda dengan ucapan kebahagiaan yang langsung direspon oleh orang yang menerima pesan itu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
