Mampukah Merah Putih Berkibar di Olimpiade Paris
Mampukah Merah Putih Berkibar di Olimpiade Paris
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tagur Remidi hari ke 4
Olimpiade Tokyo 2020 belum berakkhir. Namun, sungguh memprihatinkan negara sebesar Indonesia sampai saat ini belum dapat mempersembahkan emas di Olimpiade Tokyo. Seharusnya dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia dapat menciptakan olahragawan hebat. Namun, nyatanya untuk ajang regional saja masih sulit bersaing apalagi ajang internasional.
Ini tentu ada kesalahan dalam manajemen pembinaan altet. Para pengurus induk olah raga harusnya mampu mengelola dengan baik. Lebih dari 250 juta penduduk satu persen saja yang dibina dengan baik tentu akan muncul atlet-altet kelas dunia.
Olimpiade Tokyo sudah membuktikan lemahnya pembinaan altet olahraga. Sampai hari ini altet Indonesia baru menyumbangkan 3 medali, 1 perak dan 2 perunggu. Ketiga medali disumbangkan oleh altet angkat besi. Lifter-lifter angkat besi telah menorehkan tinta emas di Olimpiade Tokyo. Perolehan medali ini menyamai perolehan medali di Olimpiade Rio de Janero, 2016.
Sementara altet lain belum mampu menyumbangkan medali. Satu-satunya harapan emas di pundah Greysia Poli yang berpasangan dengan Apriani Rahayu dalam final bulutangkis , Senin besok. Sementara harapan di tunggal putra kandas setelah Anthony S. Ginting harus mengakui keunggulan Chen Long. Sebelumnya ganda putra juga harus mengakui keunggulan pasangan altet Malasyia pada perebutan medali perunggu. Padahal, bulutangkis cabang yang menjadi harapan kontingen Indonesia.
Altet panahan belum mampu berbicara seperti saat Olimpiade Soul, 2012. Trio Srikandi panahan menymbangkan 1 medali perak. Pada cabang atletik belum mampu bersaing dengan atlet-altel lain. Muhamad Zuhri juga harus mengakui keunggulan pelari negara lain.
Sudah sehausnya pengurus –pengurus induk cabang olahraga berbenah diri. Hilangkan ego pribadi dan aroma politik dalam membina altet-altet olahraga. Para altet siap mengorbankan tenaga demi merah putih. Jangan kotori semangat dan perjuangan mereka dengan persoala-persoalan di luar olahraga. Olimpiade Paris 2024 sudah menanti hanya tiga tahun kita persiapannya. Mampukah Indonesia bangkit dalam waktu relatif pendek. Kita berharap merah putih berkibar di Oliampiade Paris. Kita tunggu.
Bogor, 1 Agustus 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
