Menulis Perkara Sulit (Tagur16)
Menulis Perkara Sulit
(Tagur16)
Banyak penulis hebat mengatakan bahwa menulis itu mudah. Tentu ada benarnya karena dia sudah melakukannya. Dia sudah membuktikan sehingga dapat berkata begitu. Bagaimana dengan yang belum terbiasa menulis. Pasti mengatalan sebaliknya.
Menulis bukan perkara mudah. Menulis itu sulit. Menulis memerlukan penguasaan aspek kebahasaan. Aspek ini harus kita kuasai agar kalimat-kalimatnya memenuhi unsur kohesi dan koherensi.
Apa mungkin hal ini dikatakan mudah. Tentu tidak. Menulis menjadi mudah bagi mereka yang sudah terbiasa. Bagi mereka menulis bukan lagi perkara sulit. Menulis sulit itu bagi mereka yang baru belajar ‘memulai’ menulis. Ini semacam momok bagi mereka.
Bukti bahwa menulis itu sulit. Banyak orang yang tidak berani menulis. Tentu bukan karena mereka tidak ingin menulis melainkan berkaitan dengan sulitnya menulis.
Pemula akan merasakan sulitnya memulai. Ide-ide banyak tersimpan tidak serta-merta menjadi tulisan. Pemula pasti mengalami kesulitan menuliskan kata pertama. Bisa jadi kalimat sudah ditulis, kemudian dihapus lagi. Merasa bahwa kalimat itu tidak tepat atau kurang menarik. Begitu seterusnya. Akhirnya tulisan tidak pernah selesai.
Bagaimana mengatasi agar menulis menjadi mudah. Pertama, tulis saja apa yang ada pada pikiran. Jangan pernah membaca apa yang kita tulis. Biarkan tulisan itu apa adanya. Para pembacalah yang akan menilainya. Apakah tulisan yang kita tulis itu layak atau masuk kategori berantakan.
Kedua, jangan ragu mengungkapkan ide-ide yang lama tersembunyi. Tuangkan saja melalui keyboard laptop atau handphone. Ketik kalimat demi kalimat. Paragraf demi paragraf jadilah sebuah teks.
Ketiga, harus berani. Tanpa keberanian memulai selamanya tidak akan menulis. Menulis butuh keberanian ‘nekad’ untuk dicerca pembaca. Kata pemred MediaGuru Indonesia bersyukur kalau dikritik pembaca karena seorang penulis akan dapat memperbaiki tulisannya.
Kalau sudah melakukan tiga langkah tersebut, menulis sudah tidak terasa sulit lagi. Menulis hal biasa. Apa yang kita pikirkan bisa menjadi bahan tulisan. Pikiran atau ide yang muncul langsung dapat dituangkan di atas kertas. Jari-jari kita dengan cekatan mulai memainkan tuts pada keyboard laptop. Menulis menjadi perkara yang mudah. Berani mencoba atau masih belum mau mencoba.
Kota Hujan, 12 Februari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
