MI AYAM LUMRAH (Tagur 29)
Mi Ayam Lumrah
Adakah yang tak suka makan mi? Tentu tidak ada yang berani menjawab. Ya sudah dipastikan semua orang menyukai mi. Dati kalangan anak-anak sampai oranh tua mi menjadi makanan favorit.
Mi makanan yang gampang dicari. Mi juga mudah dimasaknya. Apalagi mi instan tinggal seduh air dalam waktu 5 menit sudah siap disantap. Mi seperti ini menjadi pilihan bila malas makan nasi. Jadi, tak heran kalau hampir semua kalangan menyukai mi.
Makanan mi yang banyak dikenal orang diantaranya mi rebus, mi dog-dog, mo goreng, mi ayam, dan masih banyak variannya. Salah satu mi yang banyak disukai yakni mi ayam. Mi ayam gampang ditemukan di berbagai tempat.
Tempat yang sering dipakai untuk menjual mi ayam biasanya di pinggir jalan. Mereka akan mangkal dengan gerobak baik terbuka maupun di dalam warung tenda.
Salah satu mi ayam yang cukup dikenal dan enak rasanya yakni mi ayam lumrah.
Dari namanya cukup sederhana 'lumrah'. Tapi, jangan dikira mi ayam ini biasa-biasa saja. Tidak seperti namanya. Rasanya tidak lumrah tapi luar biasa.
Mi ayam lumrah banyak dikenal orang di daerah Citeureup. Tepatnya di Jalan Raya Karanggan Desa Puspasari, Citeureup. Lokasi mi ayam lumrah gampang dicari. Bila Anda dari arah Jalan Raya Mayor Oking Atmaja belok ke Jalan Raya Karanggan kurang lebih 200 meter akan ketemu mi ayam lumrah.
Tempatnya cukup sederhana. Gerobak mi ayam berdiri menghadap jalan. Di belakang gerobak berderet meja panjang dengan kursi-kursi plastik berjejer. Di sebelah kiri dua meja sedang dengan enam kursi plastik warna hijau. Di atas meja ada 1 kaleng krupuk, mangkuk berisi sambal dan botol saos. Di sampingnya ada tempat sendok, garfu, sumpit dan tempat tisu.
Di sebelah kanan pintu masuk dan keluar tepat menghadap ke arah utara. Di samping pintu ada satu meja menempel ke dinding dan dua kursi plastik warna hijau.
Mereka yang membawa motor disediakan tempat parkir di sebelah kiri. Tempatnya tidak begitu luas, cukup menampung 15 sepeda motor. Bagi yang membawa mobil harua kecewa karena tidak disediakan tempat parkir. Jadi, sebaiknya bila ingin makan mi ayam limrah harus menggunakan motor atau naik angkot yang banyak lewat di jalan Raya Karanggan.
Mi ayam lumrah buka mulai pukul 10.00 sampai 18.00. Biasanya pada jam istirahat tempat mi ayam lumrah akan penuh. Pembeli harus rela antre. Mereka tidak dapat berlama-lama makan di situ. Selesai makan harus cepat meninggalkan karena akan diganti oleh pembeli lain yang sudah antre.
Sesuai namanya, mi ayam lumrah memang lumrah. Lumrah dari sisi tempat. Lumrah dari sisi harga, tapi tisak lumrah dari rasa. Satu porsi cukup dihargai sepuluh ribu rupiah. Namun, Anda tidak akan kecewa dengan rasa. Mau mencoba, saya tunggu!
Citeureup, 25022022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
