Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Segenggam Mimpi (Tagur 26)

Segenggam Mimpi (Tagur 26)

Segenggam Mimpi

........

Mira, kamu di mana?"

"Aku ke sekolah, kamu tidak ada."

Miranda diam. Tak ada kata yang keluar dari bibirnya.

Miranda menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

"Apa kata saya Mira. Kamu tidak mau dengar," suara Astuti seakan hadir di telinganya.

"As, maafkan aku tidak mendengarkan saranmu."

"Mira, sekarang kamu di mana?" Sebuah pesan dari Aditya ia baca. Tapi, tangannya tak kuasa untuk membalas chat Aditya.

Mira teringat kata-kata Aditya seminggu lalu.

"Mira, aku mungkin akan pulang ke Sulawesi. Ibu menyuruhku secepatnya pulang."

"Ada apa Dit, kok mendadak begitu."

"Kok ibu begitu mendadak menyuruh kamu pulang."

"Entah, Mira. Memang tidak biasanya ibu begini."

"Kamu harus tanyakan dong, apa alasannya," suara Mira agak keras.

"Kok, kamu marah Mir. Aku tambah pusing," Aditya tiba-tiba emosi mendengar desakan Mira.

"Kamu jadi sewot begitu. Bukannya harusnya aku yang marah sama kamu. Kamu harusnya tahu. Pasti ada sesuatu yang penting, hingga ibu mendesak kamu cepat pulang. Kamu harus tahu."

Aditya hanya diam. Kepalanya menunduk. Seakan ada sesuatubyang ingin ia sampaikan tapi ia tak sampai hati mengatakannya.

Mira benar-benar tak habis pikir dengan sikap Aditya malam ini. Biasanya Aditya terbuka sekalipun masalah keluarga. Saat Papanya ada masalah di kantornya sampai akhirnya sakit, Aditya tidak menutup-nutupi. Dia cerita terus terang. Tapi, kali ini Aditya tidak melakukan seperti waktu itu. Pasti ada seseuatu yang ia tutupi.

"Daripada tidak jelas, sekarang kamu pulang saja. Aku pusing ." Mira meninggalkan Aditya di teras rumahnya. Ia merasa tidak dihargai Aditya. Selama ini Aditya tidak pernah menyimpan rahasia. Sekarang sepertinya dia menutup-nutupi masalah.

BERSAMBUNG ....

Bogor , 22022022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post