Jiwa Terguncang
Malam makin sunyi
Ketika hanya ada katak-katak bersahutan
Atau deru angin menghempas persawahan
Ya, malam menyepi
Sebab hujan mendera
Menghujam mimpi rana
Kukatakan pada lembaran malam
Tentang yang kualami pada seserpih rindu
Kukatakan pula, tidak pernah merasakan rasa sehebat ini..
Tak pernah merindu kasih sayang segunung ini
Tidak jua pernah merasakan lekat sehebat itu .
Tak pun pernah sedahsyat itu di debar jantung
Tidak pernah pula semesra mimpi padu
Dalam keheningan,
Kulenakan jiwa terguncang
Pada ketulusan dan keikhlasan
Kusesap darah decak kagum, nanah sesakit perih terindu, keringat semangat terbara, liur mengurai takjub
Tak pernah kubayangkan sebelumnya
Tentang sesamudra ketulusan..
Kuterguncang pada jeda Jiwa mengerang pada angan
Terbahagia dengan lembaran cerita
Tentang ..takdir terada
Kuterguncang pada lembah rindu
Pada senyummu
Pun tangismu
Sumenep, malam tak berbintang
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan