Ali Harsojo

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Tersayat Rindu

Tersayat Rindu

Entahlah apa yang terjadi

Tatkala malam mulai beranjak

Berdetak pula dinding hati yang rapuh

Tersebab cemburu yang kian menjulang

Pada bantalbantal berserakan

Ketika kau bisikkan sebait puisi

Tentang rasamu yang kecewa

Lalu kau melipat alpa

Membenar segala ucap

Pada rembulan yang meredup.atau bintang yang enggan bersinar

Saat malam mulai larut

Kau berlindung dari cemburu

Berdiri tegak berkata tentang rasa kecewa

Pada matahari yang terbenam

Atau dedaunan yang tak berwarna

Sebab malam memenjara

Ketika kau bersua dengan para pujangga

Atau memendar roman dengan para pemuja

Terbilas bahagia dengan canda

Atau berbunga dengan tawa

Tak pernah tahu tentang jiwaku

Tak peduli dengan cemburuku

Tak hirau dengan deraiku

Pada malam penuh harapan

Atau larut dalam impian

Kutersayat rindu

Perih terbadai sembilu

Kaulah yang benar

Sementara kuternanar

Kaulah yang bersahaja

Sementara kuterpedaya

Kaulah pemilik kata-kata

Sementara kuterana

Tersayat dalam rindu

Terbuang dalam waktu

Terderai dalam sendu

Terkulai dalam beku

Entahlah...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post