Mungkin Seirama
Mungkin Seirama
(Lanjutan Prolog Novel Sepatu Aisyah)
"Hai Aisyah. Abi merindukanmu", Ngigauku suatu malam. Perasaanku tak karuan merasakan denyut jantung yang berdebar. Sedari siang, senja dan malam aku selalu memikirkannya. Ternyata, terbawa dalam mimpi. Indah sekali.
Serasa aku berteriak, ketika aku melihatmu di ujung lorong. Tepat pertigaan menuju rumahku. Tapi, engkau terus saja berjalan, meski melirik ke arah rumahku. Aku tepat berada di serambi rumah. Dan korneaku tepat bertemu dengan korneaku yang cantik. Belum berhenti debaran jantungku, aku sangat kaget bahwa engkau mengenakan baju sama persis dengan yang kau kenakan dalam mimpiku. Kita bersanding dengan pakaian sewarna.
Aku jadi berpikir, perselisihan di antara kita, mungkin sebab belum padu seutuhnya. Aku menunggu kuliahmu selesai. Semoga Allah mengabulkan segera cepat selesai dengan cara Allah yang indah. Keikhlasan dan ketulusan menunggu ini memang menguras derai air mata. Setiap hari, air mataku sentiasa menganaksungai. Mengaliri lesung gunung pipiku. Terutama saat memunajatkan doa. Untukmu dan aku.
Aku juga sedang melamar pekerjaan. Untuk bekal hidup kita nanti. Sempurnaku sebab dirimu. Bahkan, aku menjanjikan diriku kepadaNya, bahwa cita itu semakin besar dan tumbuh menyubur mengiringi putaran takdir waktu.
Apalagi seringkali kita pada pemikiran yang sama atau pada Ilham dan keinginan yang sama. Seringkali juga, apa yang kita kerjakan dan kita makan maupun kenakan, nyaris tiada beda. Prediksi waktu juga hampir selalu sama. Meski kita terjangkah oleh jarak. Walau terlengkah oleh waktu. Semakin meyakinkanku akan cita padu yang abadi.
Malam, akan kuteruskan ngigau dan mimpi itu menjadi nyata. Dengan izinNya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
