Ali Harsojo

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Sekolah Ramah Anak Pendidikan yang Membahagiakan Murid

Sekolah Ramah Anak: Pendidikan yang Membahagiakan Murid

Ali Harsojo

Menyandang predikat Sekolah Ramah Anak (SRA) tidaklah mudah. Banyak hal yang harus dilakukan dan dipenuhi. Salah satunya, layanan pendidikan harus berpihak kepada murid. Murid harus bahagia dalam belajar dan mendapatkan hak-haknya secara maksimal.

SDN Pajagalan II Sumenep tempat saya mengajar telah mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA) sejak tahun lalu. Segala ketentuan sesuai dengan indikator sekolah ramah anak. Diterapkan melalui serangkaian proses, tahap demi tahap.

Mulai dari sosialisasi dari Tim SRA Pusat bersama Dinas Sosial di daerah kepada warga sekolah (Guru, Kepala Sekolah, Orang Tua Murid dan Komite Sekolah). Setelah ada kesepahaman, persepsi, dan visi yang sama terhadap implementasi sekolah ramah anak, maka mulai diterapkan sejak tahun ajaran baru tahun lalu.

Sebenarnya, sebelum menerapkan sekolah ramah anak, juga telah melaksanakan banyak indikator yang disyaratkan. Namun, lebih baik lagi. Fokusnya, memberikan layanan pendidikan yang berpihak dan sesuai kebutuhan belajar murid serta perlindungan terhadap hak-hak murid lainnya.

Misalnya, jika ada masalah (bullying, kekerasan terhadap anak, pertengkaran antarmurid dan lainnya), maka sesegera mungkin untuk diatasi. Prosedurnya, melalui guru yang melihat persoalan yang terjadi hingga penyelesaianya oleh Tim SRA di satuan pendidikan. Apabila dianggap perlu dan genting, dapat berkoordinasi dengan pihak terkait, Dinas Sosial.

Hal terpenting, setiap guru lebih intens dalam melayani proses pendidikan bagi murid dengan sepenuh hati. Murid dibiasakan untuk menerapkan karakter positif, dimulai dari senyum ramah, sapa, salim, santun dan lainnya. Guru pun melakukan hal yang sama.

Dalam praktik SRA, guru harus mampu memberikan yang terbaik kepada murid, membangun komunikasi yang baik, dan mengawasi secara intens setiap gerak-gerik murid selama berada di sekolah.

Guru juga harus mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran menyenangkan agar murid bahagia belajar, betah di kelas, asyik berinteraksi dan giat berliterasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan ruang bicara kepada murid, media pembelajaran yang menarik, pola pembelajaran yang menyenangkan dan pelibatan murid dalam setiap sesi pembelajaran. Sungguh membahagiakan.

Tentang Penulis

Ali Harsojo, lahir pada tanggal 18 Januari 1978 di sudut kota kecil paling timur pulau Madura, Sumenep. Ia adalah alumni Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya pada tahun 2013. Saat ini, Ia mengajar di SDN Pajagalan 2 Sumenep. Aktif dalam kegiatan literasi dan tergabung dalam Mediaguru Indonesia, sejak 2017.

Ia lolos di beberapa Lomba Antologi Media Guru Indonesia. Pemenang Lomba Antologi Mediaguru Selamat Datang Mas Nadiem tahun 2019 dan berberapa lomba menulis buku di MGI. Pemenang Pertama Menulis Buku Hari Buku Nasional, Mediaguru-IKAPI Jatim (2022). Buku pertamanya adalah Samudera Inspirasi di Facebook (Pustaka MediaGuru) yang diluncurkan bersama pada acara Gebyar Literasi dan Temu Penulis Nasional tanggal 20-21 Mei 2017 di Kemdikbud Jakarta. Buku solo berikutnya adalah Bedah Literasi Kelas (Catatan Literasi Pak Guru) dan beberapa buku lainnya

E-mail: **(censored)** HP. **(censored)**

YT, Tiktok, IG, FB: @pak_gurupedia

Web: alee.gurusiana.id, **(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post