IBUKU SEORANG PEREMPUAN YANG SEDERHANA
IBUKU SEORANG PEREMPUAN YANG SEDERHANA
Oleh. Alina Said
Ibuku adalah seorang perempuan yang sederhana. Karena kesederhanaannya, makanya apapun yang dimiliki, semua tidak serba mewah, termasuk itu setiap kostum yang dikenakannya. Di rumah pun alat perabot rumah tangga tidak banyak yang mewah, hanya berlevel yang standar. Demikian juga jenis masak-masakan. Ibu lebih suka dengan masakan tradisional seperti ; Gulai asam padeh, uwok taruang asam durian, gulai taleh. Semua bahan masakannya tidak ada yang serba mewah dan tidak dengan harga yang mahal karena memang itu yang beliau suka. Jika saya membeli suatu barang dengan harga di atas standar, beliau langsung marah. Langsung berkomentar. " Kenapa harus dibeli dengan harga yang tinggi Lin, bentuk barangnya juga sama!" Tukas Ibuku sewot. Disangka barang yang saya beli tersebut harganya mahal, padahal itu tidak. Karena Ibuku melihat barang tersebut bagus.
Dengan kesederhanaan Ibuku, Ibuku tidak pernah mengenakan baju baru bila setiap kubelikan untuk dipakai setiap hari. Ibu hanya mengenakan baju yang enak baginya untuk dipakai. Biasanya baju yang disukainya itu adalah baju yang bahannya berasal dari batik atau baju kostum Haji yang sudah sering dipakai. . Karena menurut Ibuku bahan yang berasal dari batik itu adalah dingin dan juga simple untuk dikenakan setiap harinya.
Pernah Ibu kubelikan baju dengan bahan bordiran dan saya langsung menyuruhnya untuk dipakai, namun sang Ibuku tidak mau. Baju tersebut hanya disimpannya di lemari. Padahal yang kubelikan itu adalah bahan kaos dengan motif bordiran. Tapi yach... Ibu juga tidak peduli. Ketika ditanya beberapa hari kemudian, Ibu hanya menjawab acuh saja dan lagi, lagi, jawabannya adalah disimpan di lemari pakaian.
Kemudian, di rumah Ibu tidak mau berdandan cantik. Kadang selesai mandi pagi, enggan berbedak. Meskipun ingin berbedak untuk memolesi wajahnya , Ibu hanya menggunakan bedak beras dan tidak pakai lipstik. Seperti itulah bawaan Ibuku. Ibu akan berdandan cantik jika ada acara dekat rumah atau berpergian. Karena menurut Ibuku untuk apa berdandan di rumah, kan cuma di rumah. Lagi pula berdandan itu yang penting bersih dan cukup hanya sederhana apa adanya, itulah jawabannya. Alhamdulillah... Semoga Ibuku tetap sehat dan panjang umur aamiin.
****
Gurusianer menulis tantangan hari ke_87
MGI
Glosarium :
*Gulai asam padeh = Gulai asam pedas
*Uwok taruang asam durian = Uap terung asam durian.
*Gulai taleh = Gulai Talas.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan