SECERCAH ASA YANG BERLALU
SECERCAH ASA YANG BERLALU
Oleh. Alina Said
Pandanglah alam yang asri
Ada gunung, laut dan sungai mengalir setia.
Pernahkah terlintas di bayanganmu
Pernahkah sekejap engkau di sini
Mengiring waktu
Merenda Asa
***
Tiada yang pasti
Namun Dikau yang menyendiri
Berbahagialah engkau pernah menyusuri
Lelah berpikir di tempat
dan pernah memberi pijar
yang berkedip-kedip menyala,
oleh semelir angin berbisik
***
Semoga semelir angin berganti matahari
di persimpangan
Engkau bisa bertatap hati
dalam gantian asa
yang akan datang.
***
Jangan sebab ada matahari engkau berpijar
Namun jadilah ibarat sungai yang
mengalir setia.
Memantas diri.
**********************************************
Gurusianer menulis hari/100
Piaman Laweh, 19 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan