Alina Said, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

CINTA TERHALANG SAMUDERA (3)

Oleh. Alina Said, S.Pd

Arumni bergegas untuk mengambil wuduk buat salat maqrib. Bagaimanapun kesibukan yang menyita hari - hari Arumni, kewajiban lima waktu tidak terlupakan. Karena salat dapat menghindari diri dari perbuatan yang keji dan yang mungkar. Usai salat Arumni tak lupa berdoa. Memohon pada illahi agar pekerjaan yang dilakukan bisa diridhoi. Demikian juga mendoakan kedua orangtuanya yang ada di kampung. Arumni jadi kangen sama Ibu dan Bapaknya. Untuk pengganti kangennya Arumni selalu ada menyisakan uang gajinya buat dikirim kepada kedua orangtuanya tiap bulan. Kiriman uang tersebut ternyata tidak ada keluhan dari Ibu Bapak Arumni. Meskipun rindu mengharubiru pada kedua orangtua Arumni musti menahannya. .

Selesai kuliah, dulu rencananya Arumni cari kerja di kampung. Tapi karena keadaan ternyata selesai tamat Arumni sekadar mencoba - coba untuk lamar pekerjaan di Jakarta Arumni diterima. Sekarang Ia jadi kangen sama orangtuanya yang jauh. Untuk pulang kampung musti menyeberangi luasnya samudera dan selat Sunda. Hati Arumni tergerus sedih. Tetiba saja kristal meleleh di pipi Arumni. Arumni seka dengan tisue . Lalu Arumni beranjak dan duduk ditepi pembaringan , terdengar jam sudah berdetak sepuluh kali. Arumni membaringkan tubuh secepatnya, agar esok tak telat bangun pagi. Arumni memejamkan mata akhirnya Ia pun tertidur.

***

Dentingan waktu begitu cepat berlalu. Malam menuaikan tugasnya menyapa pagi. Arumni terbangun juga agak kesiangan. Kelelahan dengan pekerjaan sore kemaren membuatnya tertidur pulas. Badan Arumni mulai terasa segar pagi ini. Arumni bersiap berangkat kerja lagi. Jalan di depan kosan yang hanya bisa untuk semeliran kenderaan roda dua sudah mulai terasa ramai. Arumni mengeluarkan motor dan menghidupkan mesin siap menuju kantor.

Namun tetiba dari samping Arumni terserempet sebuah motor.

" Brakk.... "

" Aduh" Rintih Arumni terjatuh di depan kosannya. Untung saja tidak ada anggota tubuh Arumni yang cidera. Arumni marah dan memaki lelaki yang barusan menabrak tapi Pemotor itu keburu lari.

( Bersambung)

-----------------------------------------------------

Tantangan menulis hari Ke_38

Gurusianer menulis hari _228

Puisi judul Ke_08

MGI

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post