MENATAP REMBULAN MELUAH JENUH
Oleh. Alina Said, S. Pd.
Malam semakin kelam
Jangkrik bersenandung riang...
Ada jenuh yang berteduh
di sebalik rembulan
Ada perasaan yang mengeluh
Ada luka yang melumpuh
dan kini berasa jenuh merasuk.
🍂
Ketika kata tak bermakna
dan peduli telah menipis
Jenuh mulai menerjang..
tanpa ada tautan apalagi jawaban
Jenuh bertandang...
Jenuh meradang....
dalam titisan cerita
di kesunyian malam kian menjelang
🍂
Kini cahaya bintang dan rembulan
Tertutup penuh oleh awan..
Meluah jenuh melepas beban
di bawah keteduhan rembulan
dan cahaya bintang.
Lewat puisi yang terangkai
aksara baitnya
sampai ke titik jenuh
sujud pada_Nya.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Tantangan menulis hari Ke_52
Gurusianer menulis hari _ 232
#Puisi Ke_80
MGI
Salam literasi, Kamis_18_Maret_2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan