SANG BAYU MENYULUT BADAI
Oleh. Alina Said.,S. Pd
Kusibak helaian rambut
di jidat
Kupeluk raga
Kudekap erat
Semelir sang bayu menerpa
Seirama alunan desah melodi
Mengoyak asan
#
Lalu....
Ini kali tak biasanya
Sang bayu terdengar tak tenang
Terpaannya kukuh mendesak
Dedaunan dan nyiur yang rentah, luruh
Suaranya bergemuruh, mengebu
Meminta nyiur dan buluh itu berderik.
#
Sekejap sang bayu bersanding badai
Luluh-lantah oleh embusannya
yang semula tenang.
Aku tertatih_tatih, bangkit
Bersandar
Di sela_sela nyiur yang
Kukuh tuk berteduh...
Akankah sang bayu sulut dan
berlalu?
-----------------------------------------
Tantangan menulis hari Ke_08
Gurusianer menulis hari Ke_239
#Puisi Ke_83
MGI
Sabtu, 27 Maret 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan