Bias Lentera Hati Membelah Sunyi
Perlahan raja siang mulai lenyap di garis langit
Beralih malam yang merasuk jiwa
Seketika mayapada berona jingga
Sekejap luluh membawa luka kegelapan
Senyap dan sunyi lelap di peraduan
//
Malam kian membelah sunyi
Tatkala lentera disulutkan
Biasnya membaluri kegelapan
Menitipkan cahaya sekelip
Memancarkan bagaikan sebias pijar
//
Bias Lentera hati membelah sunyi
Selaksa terang laras menutupi
Dinding sukma terpapar lara
Merakit kasih tiada pengayuhnya...
//
Bias Lentera hati membelah sunyi
Mengadu iba pada yang Maha pencipta
Hasrat lestari pujaan
Merindu cahaya sempurna...
//
Tunduk dan tengadah telah dipinta...
Simpuh serasa lumpuh
Menadah penuh haru
Lentera hati butuh penjaga
Takdir Tuhan Yang Maha Kuasa jua
-------------------------------------------------------
Tantangan menulis hari Ke_78
Gurusianer menulis hari Ke_298
#Puisi Ke_132
Salam literasi digital, 7 Juni 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan