Alina Said, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Bias Lentera Hati Membelah Sunyi

Perlahan raja siang mulai lenyap di garis langit

Beralih malam yang merasuk jiwa

Seketika mayapada berona jingga

Sekejap luluh membawa luka kegelapan

Senyap dan sunyi lelap di peraduan

//

Malam kian membelah sunyi

Tatkala lentera disulutkan

Biasnya membaluri kegelapan

Menitipkan cahaya sekelip

Memancarkan bagaikan sebias pijar

//

Bias Lentera hati membelah sunyi

Selaksa terang laras menutupi

Dinding sukma terpapar lara

Merakit kasih tiada pengayuhnya...

//

Bias Lentera hati membelah sunyi

Mengadu iba pada yang Maha pencipta

Hasrat lestari pujaan

Merindu cahaya sempurna...

//

Tunduk dan tengadah telah dipinta...

Simpuh serasa lumpuh

Menadah penuh haru

Lentera hati butuh penjaga

Takdir Tuhan Yang Maha Kuasa jua

-------------------------------------------------------

Tantangan menulis hari Ke_78

Gurusianer menulis hari Ke_298

#Puisi Ke_132

Salam literasi digital, 7 Juni 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post