HINDARI MENGGUNAKAN PANGGILAN DENGAN SEBUTAN KATA SAPAAN ' GUYS'
Hindari Menggunakan Panggilan dengan Sebutan Kata Sapaan “ Guys “
Oleh. Alina Said, S.Pd.
Dalam kehidupan sehari – hari kita butuh berkomunikasi dengan orang lain dengan menggunakan bahasa. Apakah itu bahasa daerah, bahasa Indonesia atau bahasa lainnya. Penggunaan bahasa tersebut tergantung daripada kesepakatan bersama dari audiens pemakai bahasa, yang digunakan oleh mereka di sesuatu tempat tertentu sesuai dengan situasi dan kondisi dimana mereka berdosimili. Kecuali mereka yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Yang pada umumnya tinggal di Indonesia sudah pasti mengerti.
Berhubungan dengan itu, namun penggunaan bahasa yang digunakan oleh seseorang meskipun bisa dimengerti, belum tentu semua kata yang disampaikan oleh yang mendengar bisa dipahami. Karena ada beberapa istilah yang digunakan. Seperti kata _kata istilah_istilah tertentu dalam berkomunikasi agar terdengar lebih keren. Misalnya dalam menggunakan kata sapaan dengan sebutan panggilan “ Gaes “. Panggilan tersebut barasal dari kata dalam bahasa asing Inggris yang artinya guys yang berarti kalian atau semua yang lagi familiar dan menjamur dalam pergaulan sekarang ini, karena sebutan dengan sapaan guys memiliki nilai rasa yang berbeda pada saat penuturan di depan audiesnya yang sudah kian dianggap lazim, baik pada lelaki ataupun perempuan dalam situasi publik. Menurut beberapa pakar dalam sebuah majalah “ The Altlantic” mengatakan bahwa kata sapaan Guys tersebut justru disarankan sebaiknya dihindari karena sesungguhnya kata tersebut tidak netral gender dan kerap dianggap pengecualian seperti yang penulis ulas di atas.
Lebih lanjut, dalam sebuah penerjemahan sederhana Joe Pinsker juga menyorotinya bahwa kata sapaan tersebut sebenarnya merupakan suatu ketidakadilan berbahasa karena dapat diartikan lebih mengarah kepada laki_laki, yang sangat sering digunakan menghadapi kelompok orang yang didalamnya termasuk mereka yang dianggap tidak laki_laki. Joe, menelaah kata guys berasal dari sosok seorang laki_laki bernama Guy Fawkes yang telah mati karena meledakkan gedung Parlemen pada tahun 1605. Jadi, rasanya kurang tepat apabila digunakan dalam bahasa pergaulan sehari_hari atau di ruang publik dalam menghadapi audiens yang berbeda jenis kelamin. Sebaiknya kata sapaan tersebut perlu dihindari bila berhadapan dengan audiens atau khalayak ramai. ( sumber : **(censored)**)
__________________________________________________________
Tantangan menulis Ke_ 92 (Tagur_01)
Gurusianer menulis hari Ke_ 311
Salam literasi digital, 22 Juni 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan