Meningkatkan Minat Baca melalui Pembendaharaan KosaKata
Oleh. Alina Said, S.Pd.
Dalam pembelajaran apapun, mempelajari bahasa baru untuk meningkatkan keterampilan kognitif sangatlah penting. Apakah dalam bidang pertanian, kesehatan, matematika, kimia, bahasa, biologi dan lain_lainnya, guna menambah kualitas ilmu belajar melalui dengan kegiatan membaca. Salah satu cara yang bisa ditempuh di pembelajaran adalah dengan meningkatkan kualitas membaca dalam memperkaya pembendaharaan kata-kata di ranah keterampilan kognitif berpikir tingkat tinggi ( HOTS ).
Dengan meningkatkan kosa_kata baru, hal ini sangatlah bermanfaat bagi kita dalam berbagai bidang kehidupan, khususnya dalam berkomunikasi. Kita tidak ambigu dalam memahami informasi yang disampaikan oleh seorang penutur. Kemudian menambah kecerdasan berpikir dalam menghubungkan setiap konten_konten yang ada. Bisa mengekspresikan diri melalui bentuk media baik cetak ataupun elektronik secara tertulis dan lisan.
Berkaca dari hasil survey PISA tahun 2015. Kemampuan pendidikan telah mencapai 22,1 poin dan telah menempatkan Indonesia pada posisi keempat dalam hal kenaikan pencapaian pendidikan siswa, bila dibandingkan dengan tahun 2012 yang seharusnya bisa kita pertahankan. Sehingga pada tahun 2030 dapat diprediksi bisa menyamai OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development). Hal tersebut perlu diapresiasi untuk membangkitkan optimisme pelajar untuk lebih meningkatkan kemampuan pendidikan dengan terus belajar dan membaca. Khususnya lebih ditekankan dalam membaca guna memperkaya pembendaharaan kata_kata dengan cara setiap harinya diberikan sepuluh pembendaharaan kosa_kata atau pelajar mencari sendiridalam rangka meningkatkan minat baca .
Lebuh lanjut, sumber yang bisa dijadikan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa dalam hal memperkaya pembendaharaan kosa_kata setiap harinya, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut ; 1). Bisa melalui dengan menonton televisi di rumah dalam kegiatan topik pembahasan kebahasaan pembendaharaan kosa_kata baru yang mungkin disampaikan oleh pakar bahasa atau narasumber. Misalnya oleh Bidang Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2). Membaca buku setiap hari minimal 15’ dalam kegiatan waktu senggang, 3). Dapat berbicara dengan orang lain dengan metode diskusi, 4). Membaca artikel_artikel keren di media sosial, 5). Memberikan tugas rutin pada peserta didik dengan sepuluh kosa_kata setiap kali pertemuan.
Apabila hal tersebut bisa kita terapkan secara empirik, siswa tentu bisa terlatih dan terbiasa untuk membaca melalui dengan menemukan kosa_kata baru. Sehingga bisa menumbuhkan rasa cinta sebagai salah seorang penikmat bacaan, yang dikategorikan julukan Bibliognost sebagai seorang pembaca yang benar_benar dapat mengetahui isi buku yang dibaca dengan baik.
Demikian ulasan yang dapat penulis sampaikan dalam melatih kebiasaan membaca siswa untuk mempertahankan pendidikan dengan membiasakan setiap harinya pelajar diberikan dengan kosa_kata . Semoga ke depan harapan kita untuk mencerdaskan anak bangsa, yang sesuai UU Pendidikan No. 20 tahun 2003 tentang tujuan pendidikan nasional dapat tercapai. Semoga bermanfaat, wassalam.
-----------------------------------------
Tantangan menulis _ 95 ( Tagur_04)
Gurusianer menulis hari Ke_314
Salam literasi digital, 24 Mei 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan