Larangan Mencaricari Kesalahan Orang Lain
Dalam proses kehidupan sehari_hari kita selalu dihadapkan pada suatu pekerjaan yang wajib kita lakukan. Pekerjaan yang kita lakukan itu baik tidak disengaja atau yang disengaja sudah pasti tidak ada yang sempurna ada saja kekurangannya. Tentu kekurangan tersebut sesuai dengan takaran yang bisa diukur bila dibanding dengan apa yang kita lakukan. Nah, setiap manusia pasti ada merasakannya demikian juga dengan penulis sendiri karena penulis hanya manusia bukan seorang malaikat ataupun Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk itu, sempurna atau tidak terhadap apa yang dilakukan seseorang di mata Tuhan Yang Maha Esa bukan itu yang dilihat tetapi adalah ibadah yang dikerjakannya tersebut. Apakah ada punya niat atau ada dilakukan bila dibanding tidak sama sekali. Tapi ironisnya, dalam kehidupan justru malahan sebaliknya sering ditemui dan bahkan menjadi sebuah prilaku yang sudah terbiasakan, atau mungkin tiada disadari bahwa justru sangat bertentangan dengan hal yang penulis jelaskan tersebut. Bahkan seseorang sengaja mencari_cari kesalahaan orang lain untuk dijadikan tameng menutupi kesalahan sendiri yang tidak ada melakukan apapun. Mereka justru mencari_cari kesalahan ibadah seseorang yang ada melakukan, untuk dijadikan bahan atau senjata guna menjatuhkan dan merendahkan orang tersebut, Kalau menurut penulis, prilaku tersebut adalah sudah merupakan bisa dikatakan sebuah penyakit bak virus yang tidak bisa dilihat kasat mata namun bisa dikatakan reaksinya nyata hingga orang banyak susah dibuatnya. Dalam agama apapun ini mungkin dilarang karena akibat perbuatannya orang lain menjadi korban.
Oleh karena itu sebagai manusia, pekerjaan apapun yang dilakukan seseorang tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan itu milik Tuhan Yang Maha Esa pun merupakan sebuah proses alamiah. Justru sebaliknya yang perlu dihindari dan dilarang agama adalah mencari_cari kesalahan orang lain dari ibadah apapun yang dilakukan oleh seseorang. Salam
-------------------------------------------------------
Tagur_ 23
Tantangan menulis hari Ke_ 114
Gurusianer menulis hari Ke_ 332
Salam literasi digital, 14_07_2021
Gurusianer
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan