Alina Said, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Anjuran Menjadi Diri Sendiri

Jadilah diri sendiri. Sebuah ungkapan tajam tapi pasti dan beraroma rasa percaya diri. Kata ini sering kita dengar dalam kehidupan sehari_ hari. Sebuah ungkapan bernilai klasik yang bunyinya indah namun sulit dijalani. Apalagi dalam zaman globalisasi pengaruhnya banyak sekali dan Informasi yang diterima sangat banyak hendaknya bisa diseleksi.

Menjadi diri sendiri adalah bagaimana kita bisa menciptakan diri untuk bisa memiliki cita-cita yang jelas dan berasal dari keinginan kita sendiri, bukan karena ikut-ikutan atau paksaan dari orang lain. Sehingga akibat dari keterpaksaan tersebut seringkali menjadikan diri kita bisa disuruh_suruh oleh orang lain oleh karena ketidaktahuan dalam memilah mana yang baik dan yang benar. Pada akhirnya kita tidak bisa bertanggungjawab sendiri. Kita ingin selalu bersama_sama dalam melakukan sesuatu, yang merupakan sebuah tanggung jawab kita. Diri seperti ini sangat sulit menjadi seorang pemimpin. Sebab untuk memimpin diri sendiri tidak mampu, bagaimana bisa memimpin yang lainnya.

Sulitnya seseorang menjadi diri sendiri. Hal utama yang menjadi penyebabnya adalah karena ketidakmauan untuk mengakui diri sendiri sebagaimana adanya, akibatnya enggan untuk berbuat, takut dinilai salah, malas berkreasi. Kesulitan ini pun tambah diperburuk dengan banyaknya berbagai mode tipe kepribadian yang diimpor dari luar diri, sehingga dapat mempengaruhi kejiwaan seseorang.

Sebagaimana dalam Alquran menganjurkan kepada kita pada surat Al Hasyr 19 :

" Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.

Dari ayat tersebut mengajarkan pada kita bahwa setiap kita wajib mengenal hakikat diri kita masing_masing. Karena islam tidak mengajarkan agar kita mengganti diri kita dengan diri orang lain. Allah SWT memberikan kelebihan dan kekurangan pada diri kita agar bisa lebih mengenal diri sendiri. Percaya bahwa seseorang itu bersebab kehendak-Nya. Hanya ketentuan Allah-lah yang terbaik. Tiada kesempurnaan dimiliki oleh manusia.

Oleh sebab itu, meyakini diri sendiri sebagaimana adanya memang butuh keberanian dan kejujuran yang dibarengi dengan pengetahuan. Jika berhasil menanamkan sikap yang seperti ini, akan memberikan dampak positif terhadap kepercayaan pada diri sendiri. Kita akan makin percaya diri dan optimis untuk lebih maju ke depannya. Salam literasi, mohon maaf bila ada kata_ kata yang tidak berkenan.

-------------------------------------------

Tagur_ 61

Tantangan menulis hari _ 153

Gurusianer menulis hari _ 361

Salam literasi digital, 23 Agustus 2021

Gurusianer

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post