Tiada Jera
Buah hati berdenyut kencang
Memupus kalbu biru
yang membias
Sendu
//
Meneroka
Lembaran angan
Menepis ilusi, merajut
Mimpi yang tiada menepi
Seketika denting waktu kian
Membekuk senja berlalu,
Mentari mengurai
Rindu
//
Angan
Tiada merunduk
Pada_Nya tambatan hati
Menuntungkan kalbu tiada jera.
---------------------------------------------------
Tagur_ 65
Tantangan menulis hari _ 156
Gurusianer menulis hari _ 364
#Puisi Ke_172
Salam literasi digital, 26 Agustus 2021
Gurusianer
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan