Tatkala Mawar dalam Hujan
Langit hitam legam
laksana runtuh,
tetiba ....
//
Gumpalan mendung
tertatih_tatih
dielaan bisikan
bayu ....
//
Terpaannya meradang
meruahkan makna,
tetiba....
//
Hujan muntah marah
mencurahi pertiwi
seraya berdendang
tiada terperi
tetiba,
pergi...
//
Hujan...
jangan marah
biarkan mawar
merekah dan pelangi
ceria berseri...bersemi
------------------------------------------
Tagur_ 87
Tantangan menulis hari _ 178
Gurusianer menulis hari _ 388
#Puisi_ 192
Jumat, 17 September 2021
Salam literasi, Gurusianer
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan