Mengukir di atas Batu
Air mata langit menetes perlahan_lahan
Mengelak dari mulut_mulut kembang
menimpa pada bebatuan
mengukir prasasti
keabadian
//
Tetesannya
Menyiratkan makna
mendekam kesan ilmu
tatkala kecil beta ditempa
selaksa mengukir
hingga beta
dewasa
//
Air mata langit
Seolah mengajarkan beta
sebetulnya jangan mudah menyerah
jangan berputus asa
meraih yang dicita_cita
Tagur_ 95
Tantangan menulis hari _ 186
Gurusianer menulis hari _ 395
#Puisi Ke_ 199
Sabtu, 25 September 2021
Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan