Alina Said, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Jodoh yang Tertunda

Matahari berinsut setapak demi setapak menuju peristirahatan di ujung barat. Kaki langit menyambut dengan pelukan penuh gairah. Sehingga melukiskan rona merah yang indah. Tiada kekal seperti itu. Terkadang gumpalan-gumpalan awan hitam , bersama dengan angin menutup surya. Angin itu seakan tertawa memamerkan keperkasaannya.

Seiring deru mobil, yang juga ikut berteriak mengejar muatan penumpang hilir-mudik. Pohon vinus pun juga menari yang berbaris di badan jalan kota.

***

Kehidupan pun terus berputar, selaksa kisah yang susah ditebak. Terkadang serasa sendu dan terbias tawa. Buana merangkak lesu bagaikan kronologi kisah manusia yang tak pernah membisu. Seketika saatnya tiba, jodoh Udin akan senantiasa bertemu, sesuai yang diskenariokan-Nya. Meski sebaliknya, Udin telah sukses memerankan sepenggal kisahnya, sebagai pegawai yang loyal terhadap atasan. Hadirnya Si bos menjadi sebuah pukulan yang menekan hidup untuk bisa bangkit, meraih segumpal asa yang didambakan oleh Udin.

***

Dalam suasana hening dan damai, dengan perlahan tapi pasti Udin menyetir mobil Si Bos dapat dikendalikan. Walau terlihat Udin masih belum lincah membawa laju mobil Si Bos, bak sopir umum yang biasanya membawa penumpang namun Ia terlihat santai mengemudinya hingga sampai di sebuah pemondokan mewah. Di mana sudah menunggu seorang wanita dan tiga orang anak mereka. Si Bos, memperkenalkan Udin pada sang istri dan pada anaknya yang tertua, yang sekarang sudah jadi Mahasiswi. Lalu anaknya yang kedua masih SMA, serta paling bungsu laki-laki masih duduk di bangku SMP. Keluarga mereka tampak tentram dan bahagia. Kemudian Udin disilakan masuk oleh sang istri Si Bos untuk melepas lelah sejenak. Tetiba di depan meja tamu sudah tersaji minuman dan juga snack, yang ditaruh oleh seorang perempuan yang tidak sebaya Udin.. Mungkin saja perempuan tersebut adalah yang membantu istri Si Bos di rumah. Udin tak larut memikirkan itu.

***

Tepat pukul 18.00 WIB sore jelang maqrib. Udin pun bergegas meninggalkan pemondokan mewah Si Bos dengan mengendarai motor CBR150R milik Si Bos yang dipinjamkan pada Udin. Tetapi, ada rasa menggulana di sukmanya , untuk mengendarai motor tersebut. Ia sungkan dan takut motor milik Si Bos tergores. Melihat sikap Udin begitu. Si Bos hanya tersenyum saja sambil menandukkan kepalanya agar Udin secepatnya naik ke motor. Selagi terbenam komunikasi, tetiba Udin tersirap darahnya tatkala biji matanya memandang seorang wanita yang sedang menyibak pintu pagar rumah sebelah. Sepertinya seorang wanita cantik mengenakan hijab yang baru pulang dari bekerja. Udin seketika berucap istiqfar. Lalu menoleh kembali ke motor. Melihat sikap Udin Si Bos menjadi terheran langsung menegur .

“ Din, ayoo...kok mesinnya belum juga dihidupkan, motor ini pakai saja buatmu dulu untuk berangkat kerja’’ tegur Si Bos terheran.

“ Benar nih Pak...Bapak pinjamkan pada saya,’’ jawab Udin menoleh pada Si Bos. Si Bos mengangguk. Udin terlihat senang, sesudah itu Udin minta permisi pulang. Lalu Udin menstater mesin motor menuju jalan gang. Sementara wanita yang terlihat oleh Udin sudah masuk ke dalam rumah. Akan tetapi bagi Si Bos jadi enigma. Ada apa dengan Udin barusan, apakah karena melihat Elda? Sembari menjentikkan Ibu jarinya seolah-olah terjawabkan teka-teki Udin.

----------------------------------------------------

Tagur_ 119

Tantangan menulis hari ke_210

Gurusianer menulis hari ke_419

#Cerpen Ke_10 di MGI

Rabu , 20 Oktober 2021

Salam literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post