Keinginan Udin Merantau Kembali
Sesampai di rumah, Udin melihat pintu rumah tertutup. Dalam hati Udin berkata. Mak pada ke mana ya. Biasanya pagi sudah duduk di depan rumah. Udin berusaha mencari Mak hingga ke samping rumah sembari berteriak memanggil Mak. Tapi Mak tak menyahut. Lalu Udin berbalik ke pintu depan. Pintu Udin ketuk. Setelah pintu diketuk dan memanggil ulang kembali Mak maka terdengar suara samar_samar langkah sandal tengkelek rematik yang biasa dipakai Mak. Udin panggil lagi Mak.
" Mak... Mak. Di mana Mak, Udin sudah pulang Mak, " teriak Udin.
" Ya, Din Mak lagi di kamar, " kini suara Mak semakin jelas terdengar di kuping Udin.
Berapa detik kemudian pintu sudah terkuak. Sosok Mak sudah berdiri di puntu. Mak terlihat kusut. Udin tebak, Mak pasti bangun tidur.
" Bangun tidur ya, Mak? " tanya Udin lagi. Mak mengangguk dan duduk di ruang tengah.
" Ia Din, usai salat subuh Mak tidur lagi, " ujar Mak pada Udin. Kembali Udin resah berasa ingin mencurahkan isi hatinya.
" Udin, jadi deh Mak merantau, " celoteh Udin memulai rasanya yang menggelisah.
" Loh, katanya Udin nggak jadi merantau. Sekarang kok malah berpaling lagi, sebenarnya ada apa denganmu Udin, Mak juga nggak enak lihat Udin begini," cakap Mak mulai resah memikir Udin. Udin hanya terdiam dan tak mau menceritakan apa yang terjadi ketika maraton tadi pagi. Sebab bisa saja Mak tambah marah. Udin hanya ingin menceritakan bahwa keinginannya untuk merantau sudah bulat. Udin beranikan diri berterus_terang pada Maknya, bahwa Ia akan merantau ke tanah Melayu mengejar cita dan bunga hati secepatnya.
-------------------------------------------
Tagur_ 102
Tantangan menulis hari Ke_ 193
Gurusianer menulis hari Ke_ 402
#Cerpen Ke_ 09 di MGI
Salam literasi_ 03 Oktober 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan