Termangu
Tuhan ...
seraya termangu
dalam riak sangkala
yang membelenggu
haru-biru
gelora
*
Termangu
dalam resahnya
yang membahana senyawa
memupus logika
meraja.
*
Seusai
petandang panjang,
melumpuh luluh meradang.
------------------------------------
Tagur_ 145
Tantangan menulis hari ke_236
Gurusianer menulis hari ke_444
#Puisi Ke_ 215 di MGI
Senin, 15 November 2021
Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan