Suka di Hati Lara
( Bagian 7 )
Pukul 07.30 pagi, tatkala arunika memancarkan pendarnya, Laraswati bergegas keluar dari kosan. Sesampainya di depan pagar, Avantika juga datang. Sebagai seorang sahabat Avantika sudah berniat untuk mengantarkan Lara ke terminal bus umum dengan motor. Avantika tak tega membiarkan Lara sendirian ke terminal karena Avantika dan Lara berasa seatma, sehilir dan semudik bagaikan kulawangsa. Mungkin Avantika berasa sepi andaikan Lara sudah berada di kampung. Bahkan ketulusannya pada Lara takkan berubah, kecuali oleh karena Tuhan Yang Maha Esa.
Elaan sang bayu terasa adem menerpa tubuh kedua gadis yang sedang berpacu dengan waktu. Bus yang akan dinaiki Lara akan bergerak meninggalkan kota ini pada pukul 08.00 WIB pagi. Lara tak mau ketinggalan Bus karena hanya bus itu satu-satunya yang ada, beranjak dari kota menuju ke kampung halamannya. Tepat pukul 08.50 WIB bus yang akan dinaiki oleh Lara mulai bergerak memutar badan. Mereka berdua terpaksa bersorak agar bus yang dimaksud untuk berhenti.
“ Tunggu...tunggu..masih ada penumpang!’‘ sorakkan Avantika dan Lara terdengar oleh Supir. Supir menghentikan bus. Akhirnya Lara bisa naik dengan tenang. Lambaian tangan Lara serasa hampa bagi Avantika. Dia hanya bisa bukam melepas kepergian bus yang ditumpangi Lara dari bawah.
Dalam perjalanan pada hematnya Lara tak lepas membayangkan bagaimana nanti jika sudah tiba di rumah reaksi Ayah Bundanya. Mungkin Ayahnya senang dan bangga sementara Bundanya mungkin akan terharu lalu menangis. Harapan Lara hanya agar Ayah dan Bundanya bisa bahagia atas prestasi dan lulusanya Ia di perguruan tinggi. Lara sangat bersyukur dan suka hati. Terang Lara dalam hati.
( Salam literasi ) Bersambung..........
-------------------------------------------
#Tag_25
#Tagur_ 215
Tantangan menulis hari Ke_307
Gurusianer menulis hari Ke_509
# Cerpen Ke_12 di MGI
#Selasa, 25_01_2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan