Belantara
Belantara
Oleh. Alina Said
Bagaskara nyaris terbenam
Ketika belantara
Berawak berarak
Menyekutui
*
Tetiba
Anila pun menepis
Mengusir belantara yang mengusil
Serasa membekas jejak gerah
yang tiada lagi terekam makna
Tiada yang spesifik padanya
yang selalu menebar kabar
tentang prihal Arunika
yang abunya
memanas
*
Tentang ......
Arunika merenda mimpi
yang tak pasti
Tentang ......
Ancala merenung diri
terpaku sunyi
akan tetapi berpagut belaka
Berputih mata dan berputih hati.
Hanya halimun yang mengusik langit
mengubah badai.
-------------------------------------------------+
Senin, 14 Februari 2022
#Tag_01
#Tagur_231
#Puisi_252
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan