Mengoptimalkan Tugas Piket Harian di Sekolah
Guru adalah bagian dari warga sekolah yang mempunyai rasa tanggungjawab untuk kelancaran proses kegiatan belajar di sekolah. Di samping tugas pokok dalam mengajar, guru juga dibebankan dengan tugas piket sebagai bentuk untuk mengoptimalkan kinerja dalam aktivitas tugas tambahan di sekolah yang dapat diakui kinerjanya dengan 1 jam mata pelajaran sebagai pemenuhan jam bagi guru yang kurang jam. Baik itu sebagai pengakuan tambahan jam ataupun tidak, tugas piket biasanya diberi SK oleh Kepala Sekolah, minimal diketahui Kepala Sekolah sebagai bukti tugas tambahan.
Tapi pada kenyataannya, tugas piket yang dianggap enteng itu, sering dianggap sepele. Padahal dampak dari tugas tersebut sangatlah besar bagi kelancaran, ketertiban dan kenyamanan dalam kegiatan proses belajar mengajar, serta dapat menumbuhkan budi pekerti para pendidik dan juga peserta didik. Tambahan lagi selain dari SK yang diterima, berkas lain yang difasilitasi adalah buku kasus siswa, buku kasus guru dan buku tamu. Kasus siswa atau guru yang ditemukan dalam keseharian ditulis pada buku tersebut beserta solusi pemecahannya. Sementara buku tamu, ditulis bila seandainya ada tamu yang berkunjung ke sekolah, seperti suatu organisasi atau instansi tertentu. Para tamu yang berkunjung tersebut kemudian wajib melapor kepada guru piket dan bukan kepada kepala sekolah ataupun wakil jika seandainya penjaga sekolah tidak ada dan selanjutnya meninggalkan catatan daripada kunjungan mereka.
Kemudian, Guru piket harian yang bertugas pun tidak bekerja sendirian. Biasanya terdiri dari dua orang atau lebih yang mendapat jatah piket dan bekerja saling mendukung pada hari yang ditentukan. Penempatan jumlah guru piket tersebut tergantung pada kebutuhan sekolah tergantung dari rombel sekolah yang ada.
Oleh karena itu untuk mengoptimalkan tugas piket, berikut ada 7 tugas guru piket yang bisa dijadikan pegangan : 1). Menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban suasana belajar. 2). Menerima dan mendata tamu sekolah. 3). Mengoordinasikan guru pengganti bagi guru yang tidak hadir. 4). Mencatat dan melaporkan kasus-kasus yang bersifat khusus kepada Kepala Sekolah. 5). Memeroses kasus siswa yang terlambat, absen atau sakit. 6). Melakukan kegiatan lainnya yang terkait tugas Guru Piket 7). Membuat laporan hasil piket guna untuk data pada buku kasus.
Demikianlah gambaran tugas piket sekolah sebagai tugas tambahan/nontambahan untuk mengoptimalkan kelancaran belajar di sekolah semoga dapat bermanfaat bagi pembaca.
----------------------------------------------+
Selasa, 15 Februari 2022
#Tag_02
#Tagur_232
#Gurusianer menulis di MGI Ke_526
#Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan