Meniti Bayang - Bayang Hari Nan Fitri
Dzakkiya tampak ayu pagi ini keluar dari rumah orangtuanya dengan berpakaian seraggam sekolah putih abu - abu. Sejuknya pagi dan cakrawala yang terlihat agak mendung, tak menyurutkan derap langkahnya untuk berangkat ke sekolah. Ia pun bergegas meninggalkan rumah orangtuanya dan terus menyusuri jalan setapak beraspal dengan semangat penuh keyakinan. Tak lama kemudian, Ia pun sudah memasuki halaman pekarangan sekolah. Hanya Dzakiyya yang baru terlihat di sana. Sementara teman-teman Dzakkiya yang lainnya belum pada datang. Kebiasaan Dzakkiya memang begitu, selalu duluan hadir di sekolah dikarenakan rumah orangtuanya berdekatan dengan sekolah bila dibandingkan dengan teman Dzakkiya yang lain. Oleh sebab itu, makanya Dzakkiya jarang telat tiba di sekolah.
Pelataran sekolah masih sepi. Setengah jam kemudian baru berdatangan siswa lain. Terus disusul oleh beberapa orang guru yang langsung memarkirkan motor mereka di tempat yang telah disediakan. Tempat parkiran guru dan siswa berdekatan, sehingga dari kejauhan terlihat mereka saling menyapa dengan raut wajah yang ceria.
Dari ruang kelas Dzakkiya kembali keluar. Untuk mencari sarapan pagi, sekadar mengisi ruang perutnya yang masih terasa kosong. Dzakkiya membeli sepotong roti dan satu gelas air mineral. Kemudian mencari tempat duduk yang terlindung dari sinar surya yang mulai memendar menerpa raut mukanya yang oval, untuk menghabiskan jajan yang telah dibeli.
Selagi asyik menyantap jajan, tiba_ tiba dari belakang serasa ada yang menyentuh bahunya. Bulu roma Dzakkiya jadi merinding. Sebab, ketika tadi Ia masuk ke ruang kelas. Seluruh barisan kelas, masih dalam suasana sepi. Lalu dengan pelan kepalanya menoleh ke belakang dan sebuah suara Mezzosopran menyapa.
" Heii, Dzakkiyaaa... lagi ngapain, hari ini kita terakhir sekolah ya?" Sapa suara tersebut dengan mengarahkan ke kupung Dzakkiya.
-----------------------------------------------------
Minggu, **(censored)**
#Gurusianer menulis_569
#Tagur_30
#Cerpen Judul Ke_ 13 di MGI
#Salam literasi !
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan