Tatkala Ramadan Pergi
Tak terasa seminggu lagi ramadan akan pergi. Meninggalkan sukma nan suci dan kembali ke hari nan fitri 1443 H. Hanya hitungan hari sekejap lagi kita akan berlebaran dan banyak hal - hal yang menyenangkan yang akan kita temukan bagi umat muslim. Begitu cepat ya , waktu bergulir. Sekarang membawa sukma ke penghujung bulan yang penuh mulia.
Takkan ada lagi esok kita buka bersama , mungkin sudah makan sendirian usai bekerja seharian. Takkan ada lagi tersaji menu perbukaan dan asyiknya gendang sahur yang mengema terjaga di tidur malam. Semua akan berganti dengan bedug yang membahana dan takbiran yang menyejukkan jiwa. Kepergian ramadan akan berasa membawa duka dan lepasnya nikmat dahaga.
Peristiwa itu laksana terlepasi dari kukungan api yang membara dada dan tentu akan tersirami dengan kebaikan dan amalan. Sedih memang penuh tangisan ditinggalkannya.
Sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Jabir radhiyallahuanhu saat Rasulllulah berkata pada sahabatnya.
" Ketika datang akhir malam bulan Ramadhan, langit dan bumi, serta para malaikat menangis. Karena musibah kesedihan bagi umat Rasullullah SAW dan lenyapnya bulan Ramadan. Karena sesungguhnya doa-doa di bulan Ramadhan senantiasa dikabulkan, dan sedekah diterima, kebaikan dilipat gandakan, dan adzab ditolak." Aamiin ya raball aalamiim. (Dikutip dari buku The Power of Ramadhan karya DR. Syamsul Yakin, MS)
Maka oleh karena itu, di penghujung bulan penuh mulia ini. Manfaatkan waktu bermunajat. Pada saat melepaskan ramadan, dianjurkan sebaiknya untuk mengucapkan.
“ Marhaban ya Ramadhan Ma'a al-Salamah ila alliqa".
Artinya bahwa ramadan akan pergi niscahya akan ada kekhawatiran dan kesedihan ketika Ia pergi, bersebabkan amaliyah dalam bulan Ramadan berasa sempurna atau belum sempurna. Semoga Ramadan besok kembali bersua aamiin.
Semoga bermanfaat.
-------------------------------------
Selasa, 26_04_2022
#Gurusianer menulis_592
#Tagur_53
#Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan