Alamku yang Indah Permai
Alamku ....
Bermulanya kedatanganku.
Rona biru hamparanmu ...
Mensejajari samudera biru .
Iringan dendang ringkih satwa
Membayang di pelupuk netra.
~
Alamku...
Adakah tapak tiba
Layaknya dulu kala
dan merdunya suara sungai ?
Kesudahannya corona mendera
Membelenggu cerita lara
~
Alamku...
Amboi !
Tetaplah permai
Di netra yang ramai
Menyugguhkan banyak cerita
Bakal dipandang tanah pusaka
--------------------------------------
Sabtu, **(censored)**
#Tagur_ 05
#Gurusianer menulis_603
#Puisi Ke_272
#Salam literasi
.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan