Kebiasaan Ngaret dapat Mengurangi Produktivitas
Ulasan berikut ini adalah sekadar pengingat di saat terlupa. Saat teringat terinspirasi untuk mengusahakan tidak mengulurnya. Istilah " "ngaret" sering disebut-sebut pada seseorang yang kerap melakukan hal yang sama, yang terkadang sengaja mengulur-ngulurkan waktu untuk tidak tepat waktu Kebiasaan ngaret seperti ini menjadi sebuah fenomena yang tak pernah usai keberadaannya di sekeliling kita.
Bila kebiasaan ngaret belum dapat diusahakan untuk merubahnya, alhasil akan berdampak mengurangi produktivitas . Mengapa begitu ya, Gurusianer? Karena kebiasaan " ngaret " bisa menyebabkan terganggunya jadwal yang telah disusun dan dapat mengakibatkan penurunan produktivitas. Contohnya saja dalam kegiatan pembelajaran. Rencana kegiatan belajar yang semula diancang hingga pelaksanaan pree-test ternyata tersampai pada bagian inti. Apalagi pada masa covid-19. Waktu sudah semakin diperkecil, sehingga sarat pembelajaran tidak maksimal.
Jadi serba susah juga, sudahlah KBM waktunya diperkecil, kebiasaan " ngaret" juga ada pula. Jadi, butuh kesadaran pendidik untuk bisa berusaha memanfaatkan waktu sebaik mungkin, agar kebiasaan " ngaret " bisa teratasi. ''Ayo, mulai sekarang yang kebiasaannya " ngaret" lebih motivatif lagi. Salam...
------------------------------------
Minggu, 15 _05_2022
#Tagur_05
#Gurusianer menulis _611
#Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan