Hujan Selaksa Menimang - nimang Angan
Hujan ...
Masih membuncahkan air mata
Sedari petang mengguyur pertiwi
Berupa kuyub , berupa gigil....
Berasa beku memeluk raga
~
Kepasrahan alam, tiada terpandang
Ada risau menjelang
Ada rindu yang bertandang
Ada raut terang - temarang
Ada girang yang tak terbilang
Serasa menari tatkala membayang
~
Hujan selaksa menimang angan tatkala datang
Afeksi deru kian menyatu
Bahkan petang pun bertandang
Lalu malam datang menjelang
Laksana tembang berdendang menimang angan
Lelapkan atma dalam peraduannya.
~~~~~~~~~~~•••••
Minggu, 12 _06_2022
#Tagur_31
#Gurusianer menulis _639
#Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan