Ketika Rinai Tiada Menyapa
Malam ini sunyi menyepi
Serasa semeliran bayu
Menerobos ventilasi
Keluli
~
Sejuknya
Menggelitik ari
Membaluti raga ini
Seiring nyanyian gemericik rinai
~
Nan membumi menimpa serambi
Tiada permisi turunnya
Serupa pelindung
Setia
~
Rinai
Dengan keaggunannya
Tiada menyapa, menghujani
Udara gersang yang terpanjang
---------------------------------------------
Jumat, **(censored)**
#Tagur_22
#Gurusianer menulis _630
#Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan