Alina Said, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kalau Seharusnya Marah, ya Marah

Hari ini Bu Alini mengajar di kelas IX.4 mengenai kebahasaan menggunakan konjungsi yang tepat untuk melengkapi teks yang rumpang pada laporan teks percobaan. Kegiatan ini sebenarnya waktunya sudah lewat, tapi jika tidak didiskusikan oleh Bu Alini dengan para siswa. Para siswa Bu Alini mungkin tidak paham akan makna dari setiap konjungsi yang dipilihnya, untuk ditempatkan pada kalimat yang dirumpangkan tersebut. Sebab, apabila salah dalam memilih konjungsi maka informasi pada kalimat, maknanya pasti akan berubah dan tidak sesuai dengan tujuan kalimat yang ada pada teks. Jadi butuh kejeliaan dan ketepatan para siswa Bu Alini dalam memilihnya.

Tatkala Bu Alini sedang asyik menerangkan pembelajaran yang dimaksud, tetiba dua orang siswanya asyik pula berbicara sehingga pembicaraan mereka membuat konsentrasi Bu Alini jadi terganggu. Bu Alini pun jadi marah, ya sebenar-benarnya marah dengan disertai nasehat-nasehat yang jitu. Akibatnya rupa Bu Alini terlihat serius dan hilang manisnya sehingga siswa Bu Alini jadi terdiam dan tidak terdengar lagi suaranya yang mengoceh.

Lalu, untuk menentramkan hati para siswanya untuk ke depan. Bu Alini mencoba bertanya pada mereka.

" Ananda, ingin apa sebenarnya mau Ibu terlihat manis terus ya, begitukah? " tanya Bu Alini dengan tegas. Para siswanya menjawab serempak.

" Iaaa. ...Bu..." mendengar jawaban dari siswa tersebut. Ibu Alini pun jadi kaget.

Akan tetapi jawaban balik dari Bu Alini di luar dugaan para siswanya.

" Kalau begitu, enak sekali Ananda...sudah jelas salah dan nakal harus disikapi manis. Kalau begitu, Ibu tidak mendidik namanya. Jika tidak.marah. Kalau seharus marah, ya marah. Sebab apa, Ananda bukan anak SD atau anak TK lagi sudah remaja lo," tukas Bu Alini menegaskan kata-katanya. Akhirnya semua siswanya jadi terdiam dan menyadari kesalahpahamannya. Seketika itu bel pulang terdengar berbunyi. Bu Alini memberi perintah kepada ketua kelas untuk disiapkan . Ternyata saat bersalaman ada peningkatan kiranya. Kalau kemarin ketika pulang bersalaman dalam posisi tegak. Namun sekarang sudah menundukkan badannya.

---------------------------------------------

Jumat_ 26_ 08_2022

#Tagur_ 107

#Gurusianer menulis _717

#Salam literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post