Beda Cerewet alias Bawel dan Tidak
Dimanapun kita berada dalam kehidupan sehari - hari mungkin kita pernah bertemu dengan kondisi seseorang yang bawel atau cerewet, ada pula yang pendiam dan ada pula yang penyendiri. Sebelnya itu yach, cerewetnya itu lo. Apa saja dan tak tentu ke mana arah kata-katanya ketika berada di sekitar orang - orang yang dikenalnya. Bahkan orang - orang yang tak dikenal tergerus oleh tingkahnya. Biasanya orang cerewet alias bawel selalu menciptakan kuping telinga menjadi merah karena mendengar kata-kata pedas yang dikeluarkannya. Hanya orang yang daun kupingnya tebal kuat untuk mendengar ucapannya. Mudahan-mudahan orang-orang di sekitar kita tidak ada yang seperti itu.
Orang cerewet atau bawel selalu membawa masalah dalam kehidupan keseharian kita.. Sebabnya apa ? Karena Ia sering memancing suasana dan menciptakan masalah. Masalah apa saja selalu jadi topik pembicaraannya. Terkadang masalahnya cuma kecil diperbesarnya. Sehingga seringkali menganggu aktivitas yang ada dan bahkan bisa jadi merusak suasana, bak seperti pribahasa mengatakan " Kurang-Kurang Bubur , lebih- lebih sudu " Peribahasa ini memiliki makna, masalah kecil yang diperbesar-besarkan. Sama halnya ketika diterapkan sentuhan-sentuhan kecil dari serangannya justru menciptakan kerusakan yang hebat. Jadi sebagai orang yang diberikan kelebihan oleh Alllah, SWT ketika berada disekitarnya, hendaknya dapat membedakan mana orang yang cerewet atau bawel dan tidak.
Untuk membedakan apakah seseorang itu cerewet atau bawel hal itu sangatlah sederhana tidak sulit. Kita dapat menilainya dengan melihat seringnya Ia menghalang-halangi seseorang untuk dalam melakukan aktivitas sehari-hari yang sering mengganggu kehidupan sosialnya. Jadi kondisi kesehatan psyikologi seperti apakah orang ini tergolong normal atau tidak? Mungkin ahlinya yang dapat mengetahui. Karena pendapat yang disebutkan di atas itu hanya perkiraan saja.
Lantas bagaimana caranya kita menghadapi orang cerewet atau bawel tersebut? Orang -orang yang ada di sekitar mereka sebaiknya menghindar, jika mulai tampak ke arah itu atau mengalihkan energinya ke topik pembicaraan yang lain karena mungkin suasana yang akan diciptakannya akan jelas membawa kekeruhan suasana yang sifatnya destruktif agar masalah tidak meluas dan bisa teratasi dan terkendali. Demikian beda cerewet alias bawel dengan yang tidak. Semoga di sekitar kita itu tidak ada aamiin.
________________________________
Selasa_13 _ 09_ 2022
#Tagur_ 124
#Gurusianer menulis _735
#Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan