Gerakan Literasi Berkibar Buah Pena Menjalar Ajang Prestasi Banyak digelar
Semenjak dicetuskan Gerakan Literasi Nasional ( GLN) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2016 sebagai bagian daripada pengimplementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, mengakibatkan banyaknya para pegiat literasi menjamur di Nusantara. Gerakan literasi ini dilakukan secara menyeluruh mulai dari lingkungan keluarga , sekolah dan lingkungan masyarakat, umumnya pelibatan publik dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan literasi di tanah air Indonesia dalam rangka pembelajaran warga sepanjang hayat, penumbuhan minat baca dan peningkatkan kualitas hidup manusia.
Dengan digelarnya Gerakan Literasi secara publik, menyebabkan budaya literasi semakin berkibar dan menjalar di tengah-tengah kehidupan masyarakat di sudut-sudut kota dan di desa -.desa. Dimulai lingkungan keluarga ( masyarakat kecil ) terlihat sudah memulai dengan membangun perpustakaan mini untuk keluarganya di ruang-ruangan yang tersedia di rumah mereka. Bahkan mereka sudah ada yang membuahkan hasil pena secara nyata dan menjadikannya malahan sebagai bahan koleksi pribadi lalu beberapa buku dipromosikan ke toko-toko buku. Tidak sampai di situ saja, keluarga cinta terhadap literasi yang dimaksud, bahkan memperluas taman baca milik mereka menjadi sebuah taman bacaan yang dapat dikunjungi oleh berbagai organisasi dan instansi dengan visi yang mereka bawa, untuk menumbuhkan gemar membaca di kalangan mereka. Seakan - seakan gerakan literasi selaksa jembatan dari kesulitan menuju harapan dan alat dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat modern.
Sementara itu, di sekolah - sekolah gerakan literasi pun sudah berkiprah pula dengan diintegrasikannya literasi pada program kegiatan sekolah, dalam kurikulum dan manejemen kelas dalam berbagai bentuk kegiatan , seperti : kegiatan pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai yang diperankan oleh guru mata pelajaran. Membuat sudut baca dengan memajang karya - karya indah para siswa . Membangun pohon literasi di setiap kelas mereka dengan bimbingan wali kelas para siswa, serta yang tak kalah gengsinya sekolah memberi label dengan nama pada setiap benda atau sarana yang ada di lingkungan sekolah. Hal itu, semakin tambah dipermanis dengan adanya para guru dan siswa aktif dalam kegiatan menulis. Sehingga sekolah dan warganya sudah tampak berlingkungan pembelajaran sepanjang hayat dan berliterat.
Selanjutnya, akibat dari gerakan literasi yang telah berkibar memberi dampak positif bagi masyarakat pada ruang publik media sosial. Banyak para penerbit buku memberi peluang bagi mereka - mereka yang produktif dalam hal membaca dan menulis dengan membuka lomba - lomba kegiatan menulis yang diadakan oleh para penerbit buku bekerja sama dengan komunitas tertentu, seperti mediaguru untuk giat mengikuti lomba menulis. Terutama sekali untuk siswa dengan satu buku satu siswa, dan satu guru satu buku. Asa dapat giat mengikuti lomba menulis ajang berprestasi di media sosial dengan melalui pendaftaran secara online. Sehingga gerakan literasi nasional sejatinya berkibar dan bernuansa warna dalan taman di gital se-nusantara seumpama mendulang prestasi mumpuni dalam wadah bergengsi.
Oleh karena itu , marilah para sobat pencinta literasi maju terus berjibaku dengan buku membaca dan menulis mengikuti lomba, menumbuhkan minat baca bagi siapa saja. Karena ada beberapa manfaat yang diperoleh dari mengikuti lomba menulis ini, di antaranya : 1). Mendapatkan pengalaman berharga, 2). Menambah portofolio dalam dunia kepenulisan, 3).Bertambahnya sertifikat untuk jenjang karier atau naik pangkat, 4). Mengembangkan potensi sebagai kekuatan intelektualitas dalam menganalisis suatu masalah yang pelik, .5) Memperluas wawasan dan bertambahnya pengetahuan dari tulisan antar sesama penulis, 6). Memberi kesempatan berkalaborasi antar sesama penulis, 7). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis, reflektif dan metakognitif, 8). Menambah pembendaharaan kosa-kata dan memahami informasi tulisan seseorang , 9). Menjadikan seseorang lebih produktif, 10). Meningkatkan kemampuan verbal individu dalam berselancar di media digital. Demikianlah tulisan saya ini semoga dapat bermanfaat. Salam literasi buat semua,.
-----------------------------------------
Sabtu_10_ 09_ 2022
#Tagur_ 121
#Gurusianer menulis _732
#Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan