Dengan Bersyukur Dijalani, dengan Ikhlas Dinikmati
Sebuah kalimat bijak yang bisa menjadi penguat dalam menjalani hidup ini meski panjang dan melelahkan. Penuh perjuangan dan keletihan . Apa yang dijalani serahkan jiwa pada yang kuasa dan raga dalam menempuhnya. Kalimat yang menjadi perenungan bahwa tak ada sesal bila tahu sesungguhnya Dia yang di atas mengatur segalanya.
Kalimat itu pun menjadi sebuah perenungan, pemicu semangat kala sukma mendera, pembangkit semangat kala lemah jiwa. Dengan bersyukur dijalani, dengan ikhlas dinikmati. Yang terasa lelah, dalam doa mungkin nyata bersua. Kesibukan yang sarat akan terasa singkat dan bahagia.
Suatu kebahagiaan akan terlahir dari hati dan pikiran, namun rasa syukur sebagai syaratnya. Dengan bersyukur mungkin Allah akan menambah. Dengan bersyukur mungkin akan membuat tenang di jiwa, dan dengan bersyukur mungkin esok hidup laksana pelangi yang berwarna. Saatnya berdamai dengan hati. Menjauhkan keluhan dan pikiran yang menggulana di hati. Seumpama DIa pandai membolak-balikkan hati, dan berkata “Jika Aku menghendaki “Jadi”, maka terjadilah.” (QS. Yaasiin : 82). Semoga doa ikhtiar menyertai kemana arah melangkah. Aamiin.
Minggu, 06 November 2022
LiterasiKu
Menulis Hari Ke_762 di MGI
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan