Musim Gelanggang Belum Usai
Malam menggulita ..
langitNya mencurahkan tangis
seperti derauan mengiba
mengiringi gelanggang hijau berlaga
Lalu senyap, berdiam diri
Suara media, riuh
oleh ribuan nyawa
laksana bernyanyi
menyoraki primadonanya
tak hanya bernyanyi
primadonanya juga ke sana ke mari
membawa kaki menari
Lalu senyap, sekejab
Sesekali suara bergetar
kejengkelan terpancar,
dan bicara sendiri...
musim gelanggang hijau
belum usai malam tadi
πππππππππππππππππππ
Minggu, 04 Desember 2022
Literasiku. Tag_03
Menulis di MGI yang Ke _ 778
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan