Memohon Ampunan
Memohon Ampunan
#EdisiRamadan16
Karya: BenSetia
Malam merangkak ke pekat peraduan
Heningnya melenakan banyak nyonya dan tuan
Dingin seakan menggerogoti hingga tulang
Selimut dan bantal tak mau ditinggalkan
***
Bergegas diri keluar dari zona nyaman
Gelar sajadah selimut ditinggalkan
Dalam sunyi hamba memohon ampunan
Atas noda dan dosa yang telah menyelinap terlalu dalam
***
Bibir bergetar teringat kubangan hitam
Kian menggenang hampir menenggelamkan
Bimbinglah hamba lepas dari keterpurukan
Menuju kemenangan hakiki yang selalu didambakan
***
Masa akhir tiada satu insan pun tahu
Hati semakin tenggelam tak menentu
Bimbinglah hamba menuju surga yang kurindu
Lindungi diri dari segala pengganggu
***
Batang, 12 April 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan