Di Balik Dinginnya Malam
Bismillaahirrahmaanirrahim
Di Balik Dinginnya Malam
#tagur hari ke-187 (713)
Karya: BenSetia
Gigil bayu mengusik kelam
Perlahan rinai terdengar berjatuhan
Kian keras mengetuk senyap malam
Hening pun beranjak mencekam
***
Jarum jam terus melaju tiada peduli
Tinggalkan derasnya hujan di malam ini
Aku masih di sini berteman sepi
Berbalut sunyi yang enggan menepi
***
Tiada terasa air mata membasahi
Teringat banyak noda menghampiri
Berapa banyak jiwa yang telah tersakiti
Oleh kesombongan juga ego di hati
***
Jarum jam tepat menuju puncak
Penyesalan di hati kian beranak
Dalam diam diri tiada beranjak
Memohon ampun semoga dosa tiada lagi berserak
***
Batang, 7 Juli 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan