Bambang Herru Istiyanto

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Dua Tahun Membawa Suka Duka
Sumber gambar: Koleksi Penulis

Dua Tahun Membawa Suka Duka

Bismillaahirrahmaanirrahim

Dua Tahun Membawa Suka Duka

#tagur hari ke-730 (2 tahun menulis tanpa jeda)

#tagur hari ke-205 (tantangan tahun kedua)

#Puisi ke-326

Karya: BenSetia

Ada hidup setelah mati

Siapkan semua agar tak kecewa

Duhai Dinda pujaan hati

Maukah jadi makmum setia Kanda?

Mulutku komat-kamit menghapalkan satu bait pantun teruntuk gadis pujaan hati. Kensae namanya, gadis ayu yang telah mencuri hatiku sejak diklat bersama di LPMP seminggu yang lalu. Langkah kakiku semakin kupercepat menuju kamar tempat Kensae menginap. Aku tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Keinginanku untuk mengantarnya pulang telah ia setujui. Lampu hijau telah di depan mata.

Langkah kakiku terhenti tiba-tiba kala melihat gadis pujaan berjalan dengan lelaki lain. Mereka terlihat terburu-buru menuju mobil putih berplat AB. Mata ini tak lepas menatap Kensae hingga menghilang mobil yang membawa mereka.

Dua tahun sudah berlalu. Hari ini aku kembali menapakkan kaki di LPMP. Hatiku berdesir kala duduk di kursi pendaftaran. Gadis ayu yang pernah mengisi hatiku duduk bersebelahan. Mata kami sempat beradu pandang. Indah pancaran bola matanya mendadak sirna saat melihat formulir pendaftaran milikku. Lentik jemarinya perlahan menari indah di atas selembar kertas putih. Sebelum meninggalkanku, ia menyodorkan kertas yang telah berisi beberapa larik kalimat di atasnya.

Dua warsa kuncup bermekaran pelipur diri

730 hari tunas cinta indah bersemi

Kujaga rasa agar selalu mewangi

Walau banyak kumbang ingin menyambangi

***

Tapi kini bunga berguguran tak terkendali

Wanginya menyesakkan nurani

Kekasih yang telah lama kunanti

Telah singgah ke lain hati

***

Maaf terucap untuk Mas BenSetia

Dulu melangkah pergi bukan karena tak cinta

Diri ingkar janji karena terpaksa

Mendadak datang kabar duka

***

Meski kini LPMP telah berganti nama

Cintaku padamu masih tersisa

Walau di dunia kita tak bisa bersama

Semoga di surga hati kita disatukan rasa

***

Batang, 24 Juli 2022

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat pagi sobat gurusianer di mana pun berada. Alhamdulillah hari ini, Minggu, 24 Juli 2022 tepat di hari ke 730 saya berada di puncak tahun kedua mengikuti tantangan menulis di gurusiana.

Di hari ke-730 ini saya sengaja menyuguhkan suguhan pentigraf berbalut pantun dan puisi berjudul "Dua Tahun Membawa Suka Duka".

Terima kasih

Baarakallaahu

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post